Majas: Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Contoh Lengkap

Diposting pada

Penggunaan gaya bahasa berupa majas sangat efektif digunakan dalam penulisan sebuah karya sastra. Gaya bahasa ini dapat membuat pembaca lebih mudah dalam memahami isi dari suatu karya sastra.

Anda tahu, bahwa sebuah karya sastra akan dianggap gagal ketika isinya sulit dipahami oleh pembaca. Agar dapat lebih memahami majas, mari simak tulisan ini dengan seksama.

Ilustrasi Majas
Ilustrasi Majas

1. Pengertian Majas

Majas adalah sebuah gaya bahasa yang menggunakan perbandingan, persamaan serta kata-kata kiasan yang imajinatif guna memperjelas penyampaian maksud dan tujuan dalam sebuah karya sastra.

Pengertian majas juga dapat didefinisikan sebagai gaya bahasa yang bertujuan memberikan efek-efek tertentu pada pembaca sehingga sebuah karya sastra menjadi lebih hidup.

Definisi majas menurut Prof. Dr. G. Tarigan adalah cara mengungkapkan pikiran melalui gaya bahasa secara khas yang memperlihatkan jiwa dan kepribadian seorang penulis.

Menurut Nurgiyanto (1998) majas merupakan teknik pengungkapan bahasa, penggaya bahasan yang maknanya tidak merujuk pada makna harfiah kata-kata yang mendukung melainkan pada makna yang ditambah atau tersirat.

Sedangkan menurut KBBI, majas merupakan cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakannya dengan sesuatu yang lain atau sebuah kiasan.

2. Tujuan Penggunaan Majas

Secara umum, majas digunakan dengan tujuan untuk memberikan efek-efek tertentu dalam suatu karya sastra sehingga menjadi lebih hidup.

Majas bertujuan untuk menyampaikan pesan secara imajinatif kepada pembaca baik dalam bentuk tulisan maupun lisan yang mewakili pikiran dan perasaan seorang penulis.

Penggunaan majas dalam karya sastra membuat karya sastra menjadi lebih indah karena pemilihan katanya.

3. Jenis dan Contoh Majas Lengkap

Secara umum majas dikelompokkan menjadi empat macam yaitu majas perbandingan, pertentangan, sindiran, dan penegasan.

Berikut  jenis majas dan beberapa contohnya:

3.1 Majas Perbandingan

Majas perbandingan adalah gaya bahasa yang dipakai dengan membandingkan objek satu dengan objek lainnya dengan cara penyamaan, penggantian, ataupun pelebihan. Beberapa gaya bahasa yang termasuk dalam majas perbandingan di antaranya:

3.1.1 Metafora

Menurut KBBI metafora merupakan pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan.

Metafora juga dapat diartikan  sebagai gaya bahasa yang memiliki kiasan untuk menggambarkan suatu objek dengan perbandingan langsung dan tepat atas dasar sifat yang sama atau hampir sama dengan objek pembandingnya.

Metafora menggunakan pembanding langsung tanpa diikuti kata pembanding bagai, seperti, laksana, atau bak.

Sebagai contoh dari majas metafora adalah “Doni membawa buah tangan selepas berlibur di Lombok”. Kata buah tangan memiliki makna sebagai oleh-oleh.

Beberapa contoh lainnya dari majas metafora:

  1. Iko Uwais naik daun setelah menjadi aktor di salah satu film ternama di dunia.
  2. Wanita itu merupakan kembang desa.
  3. Walaupun sudah sukses, Doni selalu rendah hati.

3.1.2 Personifikasi

Person dalam Bahasa Inggris berarti orang. Sehingga personifikasi berarti proses memanusiakan suatu benda mati.

Majas personifikasi merupakan gaya bahasa yang menunjukan benda mati seolah-olah hidup.

Contoh dari personifikasi misalnya, “Awan di Kota Bogor sering menangis”.

Anda tahu, bahwa awan tidak mungkin menangis sehingga awan di sini seperti makhluk hidup. Pada dasarnya makna dari kalimat tersebut adalah Kota Bogor sering dilanda hujan.

3.1.3 Hiperbola

“Cintaku padamu sedalam lautan” ucap sang pria pada pacarnya. Terlalu berlebihan memang, namun itulah contoh dari majas hiperbola.

Gaya bahasa ini menggunakan kata-kata yang dramatis dan cenderung berlebihan. Hiperbola memiliki pengaruh yang cukup kuat bagi pendengar atau pembacanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *