Kalimat Efektif: Pengertian, Tujuan, Syarat, dan Contoh

Rangkaian kata yang panjang tidak dapat disebut kalimat tanpa adanya subjek dan predikat.

Kesalahan yang sering ditemukan adalah sebagai berikut:

3.1.1 Kalimat Tunggal atau Majemuk Tidak Bersubjek

Subjek merupakan unsur penting dalam suatu kalimat.

Subjek menunjukkan pelaku, tokoh, sosok, atau sesuatu dalam pokok pembicaraan.

Umumnya subjek berupa nomina (kata benda). Perlu diperhatikan bahwa kata yang diawali dengan kata depan, seperti di, ke, dari, buat, bagi, untuk, kepada, tidak akan pernah menjadi subjek dalam kalimat karena subjek tidak boleh diawali oleh kata depan.

Contoh kalimat yang tidak memiliki subjek

Di samping rumput, dapat juga memberikan leguminosa, baik secara sengaja ditanam maupun legum yang tercampur pada rumput alam.

Kalimat di atas tidak dijelaskan siapa yang dapat memberikan leguminosa.

Kalimat di atas akan menjadi kalimat efektif jika ditambahkan subjek.

Kalimat di atas seharusnya

Di samping (memberi) rumput, peternak dapat juga memberikan leguminosa, baik secara sengaja ditanam maupun legum yang tercampur pada rumput alam.

3.1.2 Kalimat Tunggal dengan Subjek Ganda

Tumbuhan yang sudah tua jumlah pelepah dan anak daun lebih banyak.

Kalimat di atas memiliki dua subjek, yaitu jumlah tumbuhan yang sudah tua dan jumlah pelepah dan anak daun sehingga kalimat tersebut menjadi tidak efektif. Kalimat tersebut dapat diperbaiki menjadi

Jumlah pelepah dan anak daun tumbuhan yang sudah tua banyak.

3.1.3 Kalimat yang Tidak Memiliki Predikat

Hadirnya predikat membuat subjek yang berada di depannya memiliki makna. Predikat adalah bagian kalimat yang memberi tahu tindakan atau perbuatan subjek tersebut.

Hormon insulin yang berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah.

Predikat tidak boleh didahului oleh yang karena yang dapat berfungsi sebagai penanda awal klausa keterangan dan dapat berfungsi sebagai konjungsi dalam kalimat majemuk. Kalimat di atas dapat menjadi kalimat efektif jika yang dihilangkan sehingga menjadi

Hormon insulin berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah.

3.1.4 Kalimat dengan Predikat Ganda

Peningkatan kesadaran belajar adalah merupakan salah satu cara mengurangi pengangguran.

Kata adalah dan merupakan memiliki posisi yang sama yaitu sebagai predikat. Peletakan predikat dalam kalimat tidak boleh berdampingan. Hal ini akan menyebabkan kalimat tersebut tidak jelas kesatuan gagasannya. Kalimat di atas dapat menjadi kalimat efektif yaitu

Peningkatan kesadaran belajar adalah salah satu cara mengurangi pengguran.

3.1.5 Pemakaian Kata Tugas atau Konjungsi Tidak Tepat

Kata tugas adalah kata yang menyatakan hubungan gramatikal.

Preposisi, konjungsi, dan artikel merupakan kata tugas.

Konjungsi merupakan kategori kata yang berfungsi untuk meluaskan atau menghubungkan dua atau lebih klausa dalam sebuah kalimat.

Ilmu pengetahuan diarahkan demi untuk memberikan manfaat bagi manusia dan lingkungan.

Demi dan untuk keduanya termasuk preposisi, jadi tidak boleh digunakan secara berdampingan dalam sebuah kalimat. Kalimat tersebut dapat menjadi kalimat efektif yaitu

Satu pemikiran pada “Kalimat Efektif: Pengertian, Tujuan, Syarat, dan Contoh”

Komentar ditutup.