Antologi Puisi: Pengertian, Unsur, dan Contoh

“Antologi puisi adalah karya sastra yang berisi kumpulan-kumpulan puisi dengan tema tertentu.”

Tahukah Anda di mana Anda dapat menemukan kumpulan puisi yang memiliki tema serupa? Tentu saja itu akan memberikan effort yang luar biasa jika Anda harus mencari satu per satu via internet. Padahal saat ini telah beredar buku-buku yang berisi kumpulan puisi hasil karya penyair-penyair ternama. Antologi puisi ya, itulah sebutan akrab untuk buku yang berisi kumpulan puisi tersebut.

Jika ingin mengetahui lebih jelas tentang buku antologi puisi, Anda dapat membaca uraian berikut dan ketahui lebih banyak tentang antologi puisi sebelum orang lain mengetahuinya terlebih dahulu!

Antalogi puisi

1. Pengertian Antologi Puisi

Menurut KBBI, antologi diartikan sebagai kumpulan karya sastra atau karya tulis seorang atau beberapa orang seniman. Pengertian antologi puisi menurut para ahli bahasa adalah sebuah buku yang berisi kumpulan puisi yang merupakan hasil karya dari seniman tertentu, dapat berasal dari satu orang seniman pilihan atau beberapa orang seniman sekaligus.

Karya-karya yang dimuat dalam antologi puisi adalah karya-karya pilihan. Artinya, tidak semua karya yang ditulis oleh pengarang dimasukkan ke dalam antologi. Misalnya Kahlil Gibran merupakan seorang seniman yang telah menghasilkan banyak karya berupa puisi. Namun tidak semua karya milik Kahlil Gibran dimuat dalam antologi, hanya beberapa karya pilihan saja yang dimuat dalam antologi.

2. Karakteristik Antologi Puisi

Antologi puisi memiliki beberapa ciri atau karakteristik antara lain terdiri dari karya-karya sastra pilihan. Karya-karya tersebut merupakan hasil karya dari satu atau lebih pengarang. Karya yang dicantumkan di dalam antologi meliputi banyak puisi.

Karya-karya yang dimuat dalam antologi ini memiliki tema yang saling berkesinambungan dan terpadu satu sama lain.

3. Unsur-Unsur

Antologi puisi memiliki unsur-unsur intrinsik seperti karya sastra pada umumnya. Unsur-unsur tersebut adalah tema (sense), tipografi, nada (tone), amanat (intention), enjambemen, perasaan (feeling), verifikasi (rima), citraan (pengimajian), gaya bahasa, diksi, dan akuilirik.

3.1 Tema (Sense)

Tema (sense) adalah ide atau gagasan yang menjadi pokok permasalahan atau hal yang akan disampaikan oleh penulis melalui karyanya. Misalnya tema lingkungan, ekologi, sosial budaya, dan sebagainya.

3.2 Tipografi

Tipografi adalah tatanan atau susunan bentuk fisik dari sebuah puisi. Tipografi biasanya berhubungan dengan tatanan atau susunan larik, bait, kata, frase, kalimat, dan bunyi. Semuanya membentuk suatu wujud fisik dari sebuah puisi yang mampu menggambarkan rasa, suasana, dan isi puisi tersebut.

3.3 Nada (Tone)

Nada (tone) adalah sikap yang ditunjukkan oleh penulis puisi kepada khalayak yang membaca puisi hasil karyanya tersebut. Misalnya sikap persuasif atau mempengaruhi, memberikan petuah, dan sebagainya.

3.4 Amanat (Intention)

Amanat (intention) adalah pesan atau maksud penyair menulis puisi tersebut. Amanat dapat dikatakan juga sebagai tujuan yang mendorong atau memotivasi penyair untuk menulis puisi tersebut.