Resensi: Pengertian, Contoh, Struktur, Tujuan, dan Unsur-Unsur

5. Unsur-Unsur Resensi

Salah satu hal yang mempengaruhi kualitas resensi adalah unsur-unsur penyusunnya.

Jika salah satu unsur tersebut tidak ada, resensi yang dibuat akan rumpang dan tidak lengkap.

Resensi yang tidak lengkap umumnya sulit dipahami oleh pembaca dan informasi yang disampaikan menjadi kurang menarik.

Unsur-unsur penyusun resensi antara lain sebagai berikut.

5.1 Judul Resensi

Judul sebaiknya dibuat semenarik mungkin dan harus berhubungan atau selaras dengan isi ulasan agar dapat memberikan nilai lebih pada ulasan yang dibuat.

Pada umumnya orang akan tertarik dengan suatu tulisan ketika judul yang mereka baca terkesan menarik.

Sebaliknya, jika judul tulisan yang dibuat tidak menarik, pembaca akan cenderung melewatkan tulisan tersebut dan tidak akan membacanya.

Namun, judul yang menarik juga harus diseimbangkan dengan kualitas isi tulisan yang dibuat.

Meskipun judulnya menarik, tetapi kandungan isinya tidak berkualitas, tentu hal tersebut akan mengecewakan pembaca.

Dalam penulisannya, judul tidak harus ditetapkan dari awal, judul dapat juga dibuat setelah ulasan selesai dibuat.

Pemilihan judul ini sebaiknya memperhatikan diksi yang tepat tetapi mudah dipahami serta menggunakan kalimat yang efektif.

Tak hanya itu, judul yang dipilih sebaiknya mampu menarik rasa penasaran pembaca untuk membaca isi ulasan.

5.2 Penyusunan Data (Identitas Buku)

Penyusunan data harus memerhatikan identitas buku, yaitu judul buku (jika buku yang dibuat ulasan merupakan buku terjemahan, judul asli buku tersebut juga harus ditulis), pengarang (jika ada penerjemah dan penyunting atau editor juga harus ditulis), penerbit, tahun terbit dan urutan cetakan, tebal buku dan harga buku jika diperlukan.

5.3 Pembukaan (Lead)

Pembukaan (lead) pada resensi biasanya berisi introduksi (pengenalan) si pembuat karya atau penulis buku serta karya lain yang telah dibuatnya, prestasi yang pernah diraihnya, serta keunikan gaya penciptaan atau penulisan bukunya.

Selain itu, dalam pembukaan biasanya dipaparkan juga keunikan buku, perumusan tema buku, kritik terhadap kekurangan buku, kesan pembuat ulasan terhadap isi buku, serta perbandingan buku yang diulas dengan buku lain yang sejenis.

Bagian pembukaan (lead) juga dapat diisi dengan pertanyaan retoris atau pengenalan penerbit buku yang bersangkutan.

5.4 Isi Resensi

Isi resensi meliputi sinopsis, kelebihan dan kekurangan buku, ulasan singkat tentang buku, penggunaan bahasa (gaya bahasa), serta ulasan tentang kerangka buku.

Ulasan singkat tentang buku yang disampaikan pada bagian isi ini, biasanya disertai dengan kutipan secukupnya.

Kutipan yang diambil biasanya merupakan sesuatu yang menarik atau unik.

Jika terdapat kesalahan cetak biasanya juga dibahas pada bagian isi.

Sinopsis yang dibuat pada bagian ini berisi paparan intisari buku yang diceritakan secara kronologis (berdasarkan urutan waktu).

Setelah sinopsis dipaparkan biasanya penulis resensi memberikan paparan tentang kelebihan dan kekurangan buku yang dibuat ulasan.

Dalam hal ini, penulis resensi dituntut untuk kritis dan memiliki kemampuan analisis yang mendalam agar kelebihan dan kekurangan suatu buku atau karya terkupas dengan baik sehingga mudah dipahami oleh pembaca.