Resensi: Pengertian, Contoh, Struktur, Tujuan, dan Unsur-Unsur

“Resensi adalah karya prosa baru yang berisi ulasan mengenai suatu karya sastra.”

Tahukah Anda, dalam kehidupan sehari-hari, banyak sekali orang yang masih kebingungan mencari rekomendasi buku yang menarik untuk dibaca.

Mereka biasanya lebih memilih untuk menunggu teman atau kerabatnya selesai membaca sebuah buku, demi memperoleh rekomendasi.

Hal tersebut tentu saja akan membutuhkan waktu yang lama bukan?

Namun, tahukah Anda, sebenarnya ada sebuah trik cepat untuk memilih sebuah buku lho! Apakah triknya?

Berikut pemaparannya.

Salah satu trik cepat yang dapat digunakan untuk memilih buku bacaan yang menarik dan cepat adalah dengan membaca resensi.

Resensi ini biasanya disajikan di media massa, seperti majalah atau surat kabar lho.

Namun, bagi beberapa orang, istilah resensi ini mungkin masih terdengar asing.

Berikut kami paparkan penjelasannya.

Resensi

1. Pengertian

Resensi memiliki beberapa pengertian.

Pengertian tersebut berasal dari pendapat para ahli maupun dari kaidah bahasa atau etimologi, misalnya menurut kaidah-kaidah bahasa yang tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Secara etimologi (cabang ilmu bahasa yang mempelajari tentang asal usul kata), resensi berasal dari kata resentie (Bahasa Belanda) dan resencere, recensio, dan revidere (Bahasa Latin) yang dapat diartikan meninjau kembali, melihat kembali, menceritakan kembali atau mengulas kembali.

Sedangkan, dalam Bahasa Inggris, resensi dikenal dengan istilah review.

Pengertian resensi juga dikemukakan oleh beberapa ahli seperti Saryono, W.J.S. Poerwadarminta, Euis Sulastri, dan Panuti Sudjiman.

Menurut Saryono, resensi adalah tulisan yang berbentuk esai yang berisi tentang ulasan, laporan, serta pertimbangan kuat lemahnya, argumentatif tidaknya, dan baik buruknya sebuah buku.

Esai tersebut disertai dengan foto sampul atau foto buku tersebut sebagai ilustrasi pendukung resensi.

W.J.S. Poerwadarminta juga memberikan definisi resensi sebagai menilai kelebihan dan kekurangan sebuah buku atau karya tulis, baik dari tema maupun isi.

Resensi memberikan informasi kepada khalayak terkait layak tidaknya sebuah buku untuk dibaca yang dimuat di media cetak seperti majalah atau surat kabar.

Sejalan dengan itu, menurut Euis Sulastri, resensi diartikan sebagai kupasan film, buku, atau drama yang dimuat di media massa, khususnya media cetak seperti koran dan majalah.

Panuti Sudjiman juga mengemukakan pendapat bahwa resensi merupakan hasil penilaian singkat yang memuat kritikan dan ulasan singkat tentang sebuah buku atau karya tulis disertai dengan pembahasan tentang kelebihan dan kekurangan buku atau karya tulis.

Lebih lengkapnya, menurut KBBI, definisi resensi adalah pembicaraan atau perbincangan tentang buku atau dapat diartikan juga pertimbangan, pembandingan, penilaian, kritikan atau ulasan tentang buku.

Dengan kata lain, resensi merupakan kegiatan mengulas kembali atau menceritakan kembali secara singkat isi suatu karya atau memaparkan kritik terhadap suatu karya dengan menampilkan sinopsis, data, maupun kritikan dari penulis resensi setelah membaca, mengetahui, dan memahami isi karya tersebut.

2. Syarat Resensi yang Baik

Kualitas resensi yang ditulis akan sangat mempengaruhi ketertarikan pembaca untuk membaca dan menggali informasi isi resensi tersebut.

Oleh karena itu, untuk menghasilkan resensi yang menarik dan berkualitas, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan.

Syarat-syarat tersebut diantaranya adalah tersedianya data buku yang lengkap.

Data buku terdiri dari nama pengarang, tahun terbit, nama penerbit, dan tebal buku.

Pendahuluan harus memuat biografi pengarang, perbandingan antara karya yang akan diulas dengan karya serupa lainnya, tema dan isi karya.

Selain itu, dalam suatu resensi haruslah ada ulasan singkat terkait buku atau karya tersebut.

Ulasan yang ditulis haruslah bermanfaat dan dipaparkan secara jelas serta tepat sasaran.

KLIK DI SINI UNTUK TERUS MEMBACA