Apa Perbedaan Pidato, Khotbah, dan Ceramah?

“Berikut adalah perbedaan pidato, khotbah dan ceramah yang biasanya orang bingungkan.”

Masih ada banyak orang yang bingung dengan apa sih perbedaan pidato, khotbah, dan ceramah?

Bahkan adapun yang mengatakan bahwa khotbah dan ceramah adalah hal yang sama padahal mereka cukup berbeda.

Memangnya apa saja perbedaanya?

Jika ingin tahu, simak selengkapnya di bawah ini yuk!

Pengertian dan perbedaan pidato ceramah dan khotbah

Pengertian Pidato, Khotbah, dan Ceramah

Pidato

Pidato adalah aktivitas yang dilakukan di depan banyak orang dengan tujuan untuk menyampaikan pendapat, pesan, dan lain-lain.

Orang yang melakukan pidato sendiri adalah seseorang yang mempunyai kedudukan atau jabatan dalam suatu organisasi atau instansi.

Pidato ini dilakukan saat memperingati hari besar, kedatangan tamu, menyatakan selamat, memberikan sambutan, atau acara penting lainnya.

Khotbah

Khotbah adalah aktivitas berbicara di depan orang banyak untuk menyampaikan pesan takwa dengan syarat dan rukun tertentu atau menyampaikan pesan yang ada dalam kitab.

Khotbah sendiri berkaitan erat dengan kegiatan agama, tidak hanya Islam saja tetapi kristen juga.

Ceramah

Sementara ceramah adalah aktivitas berbicara di depan banyak orang dengan tujuan untuk memberikan informasi, menanamkan pengetahuan, menafsirkan sesuatu, atau menguraikan tulisan.

Adapun menurut Arsjad, ceramah adalah penyampaian suatu informasi atau keterangan mengenai suatu pokok masalah atau persoalan secara lisan.

 

Berdasarkan penjelasan di atas mungkin Anda sudah bisa mengambil sedikit kesimpulan bahwa ketiganya mempunyai perbedaan dan persamaan.

Persamaannya adalah mereka sama-sama aktivitas yang dilakukan di depan banyak orang, lantas apa saja perbedaannya?

Apa Perbedaannya?

Berikut ini adalah perbedaan lengkap antara pidato, khotbah, dan ceramah, antara lain:

A. Penggunaan Bahasa

Pidato: Menggunakan bahasa ilmiah atau baku (bahasa yang baik dan benar).
Khotbah: Menggunakan bahasa ilmiah popular yang bisa dicampur dengan gaya bahasa sastra.
Ceramah: Menggunakan bahasa ilmiah popular yang bisa dicampur dengan bahasa sastra.

B. Penggunaan Naskah

Pidato: Bisa dengan membaca naskah atau tanpa naskah.
Khotbah: Dengan membaca naskah atau kerangka.
Ceramah: Tanpa membaca naskah.

C. Situasi Penyampaian

Pidato: Disampaikan atau dilakukan di situasi resmi
Khotbah: Disampaikan atau dilakukan di situasi resmi keagamaan.
Ceramah: Disampaikan atau dilakukan di situasi resmi maupun santai.

D. Ada atau Tidaknya Interupsi

Pidato: Tanpa adanya interupsi.
Khotbah: Tanpa adanya interupsi.
Ceramah: Dengan interupsi.

E. Bentuk Komunikasi

Pidato: Bentuk komunikasi satu arah.
Khotbah: Bentuk komunikasi satu arah.
Ceramah: Bentuk komunikasi dua arah.

F. Waktu Pelaksanaan

Pidato: Waktu pelaksanaan yang tidak mengikat.
Khotbah: Waktu pelaksanaan yang mengikat, sudah ditentukan, dan menjadi rutinitas.
Ceramah: Waktu pelaksanaan yang tidak mengikat.

G. Sifat

Pidato: Bersifat deformatif, deskriptif, dan instruktif.
Khotbah: Bersifat deskriptif dan persuasif.
Ceramah: Bersifat informatif, persuasif, dan edukatif.