Kata-kata Bahasa Indonesia Indah yang Jarang Digunakan

Indonesia adalah negara kepulauan yang mempunyai keanekaragaman budaya dan bahasa.

Meskipun budaya dan bahasa antar daerah berbeda, masyarakat Indonesia masih tetap bisa bersatu. Sebab salah satunya adalah karena keberadaan bahasa pemersatu yaitu bahasa Indonesia.

Selain itu tahukah Anda fakta mengenai berapa jumlah kosakata dalam bahasa Indonesia?

Sampai tahun 2020, bahasa Indonesia mempunyai kurang lebih sekitar 111.000 kosakata yang mana jumlahnya akan terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu.

Di antara banyaknya jumlah kosakata dalam bahasa Indonesia adapun beberapa yang jarang digunakan meskipun mempunyai arti yang cukup indah.

Kata apa saja itu?

Yuk simak sampai akhir artikel ini!

1. Petrikor

Petrikor

Petrikor atau dalam bahasa Inggris petrichor adalah wangi alami yang dihasilkan oleh hujan yang jatuh ke tanah kering.

Kata petrikor berasal dari bahasa Yunani yaitu petra yang artinya batu dan ichor yang berarti cairan yang bergerak di pembuluh para dewa dalam mitologi Yunani.

Contoh penggunaan kata petrikor:

Terdiamku memandangi gelapnya langit sembari berharap turunlah rintik hujan yang akan menyisakan aroma petrikor di setiap sudut kota.

Aku menantimu di antara rintik hujan sembari menikmati aroma petrikor yang menenangkan hati.

 

2. Adiwarna

Adiwarna

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, kata adiwarna berarti indah sekali dan bagus sekali.

Contoh penggunaan kata adiwarna:

Adiwarna semesta alam.

 

3. Dersik

Dersik

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, kata dersik memiliki persamaan kata dengan desir yang bermakna bunyi angin.

Contoh penggunaan kata dersik:

Nyanyian merdu dersik di kala malam.

 

4. Taklif

Taklif

Kata Taklif berarti penyerahan beban atau tugas yang berat kepada seseorang.

 

5. Senandika

Senandika

Senandika adalah wacana atau percakapan dengan diri sendiri.

Dalam karya susastra senandika adalah wacana seorang tokoh dengan dirinya sendiri yang digunakan untuk mengungkapan perasaan, konflik batin, dan firasat yang paling dalam dari tokoh atau untuk memberikan informasi kepada pembaca atau pendengar.

Contoh penggunaan kata senandika:

Senandika hati di sudut kamar.

Semua senandikanya hanya berlarian di pikiran.

 

6. Nirmala

Nirmala

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, kata nirmala memiliki makna tanpa cacat cela, suci, bersih, dan tidak bernoda.

 

7. Kulacino

Kulacino

Culaccino adalah kata yang berasal dari bahasa Italia yang mana jika diserap ke dalam bahasa Indonesia akan menjadi kulacino.

Kulacino ini berarti bekas air yang ada di meja karena gelas basah atau dingin.

 

8. Arunika

Arunika

Arunika adalah kata dari bahasa Sansekerta yang bermakna cahaya matahari terbit.

Kata ini juga seringkali digunakan sebagai nama orang karena artinya yang indah.

Contoh penggunaan kata arunika:

Ketika sang surya bangun dari ranjangnya, kembalilah si cantik arunika yang cahayanya menyeruak dibalik segarnya dedaunan pagi.

 

9. Swastamita

Swastamita

Sama seperti arunika, swastamita juga merupakan kata yang diambil dari bahasa Sansekerta.

Arti kata swastamita adalah kebalikan dari arunika yaitu cahaya atau pemandangan indah saat matahari terbenam.

Contoh penggunaan kata swastamita:

Jingga menyala di cakrawala, swastamita memanjakan kita.

 

10. Eunoia

Eunoia

Eunoia adalah kata serapan dari bahasa Yunani yang bermakna pemikiran indah dan pemikiran baik.

 

Bagaimana?

Adakah kata yang sudah Anda ketahui sebelumnya atau bahkan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari?

Kalau belum silakan dicoba!

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua khususnya untuk menambah wawasan baru.

Terima kasih!