Pengertian, Ciri, Contoh, serta Perbedaan Frasa dan Kata

“Frasa dan kata adalah hal yang berbeda. Apa saja perbedaan dan pengertiannya masing-masing?”

Sampai saat ini masih banyak orang yang bingung dengan istilah frasa dan kata.

Bahkan ada beberapa orang yang berpikir bahwa frasa dan kata adalah hal yang sama, padahal faktanya mereka adalah hal yang berbeda.

Anda juga masih bingung apa perbedaan frasa dan kata?

Kalau iya, baca ulasan ini sampai habis ya!

Perbedaan frasa dan kata yang wajib diketahui

1. Frasa

Frasa adalah kumpulan dua kata atau lebih yang tidak bisa dijadikan sebagai kalimat sempurna karena tidak mempunyai predikat dan mempunyai arti yang selalu berubah-ubah dengan menyelaraskan sebuah konteks atau kondisi terjadinya suatu keadaan.

Frasa juga mempunyai beberapa ciri, antara lain:

  • Harus mempunyai dua kata atau lebih;
  • Tidak bisa diganti melewati proses gramatikalisasi;
  • Terdapat makna denotatif dan konotatif;
  • Memiliki bagian (M) Menerangkan dan (D) Diterangkan;
  • Tidak bisa digunakan untuk membuat jenis-jenis kalimat; dan
  • Tidak memiliki tekanan atau intonasi akhir di dalamnya.

Terdapat beberapa jenis frasa, yaitu:

1. Berdasarkan jenisnya

  • Frasa verbal
  • Frasa nominal
  • Frasa adjektiva
  • Frasa preposisional

2. Berdasarkan fungsi unsur pembentuknya

  • Frasa endosentris
  • Frasa eksosentris

3. Berdasarkan kesatuannya

  • Frasa biasa
  • Frasa idiomatik
  • Frasa ambigu

4. Berdasarkan kedudukannya

  • Frasa setara
  • Frasa setara bertingkat

Adapun beberapa contoh frasa, antara lain:

  • Sedang minum;
  • Tidur malam;
  • Buku tulis;
  • Topi bundar;
  • Pensil warna;
  • Guru bahasa Indonesia;
  • Ayam putih saya;
  • Rumah sempit itu;
  • Dengan gunting kecil; dan
  • Kucing gendut adik.

2. Kata

Kata adalah bagian dari bahasa yang berisi arti dan terdiri dari satu morfem atau lebih.

Kata juga diartikan sebagai unsur paling kecil dalam bahasa yang dapat ditulis dan diucapkan serta merupakan suatu perwujudan dari kumpulan pikiran atau perasaan yang digunakan untuk berbahasa.

Kumpulan kata tersebut bisa menjadi kalimat, klausa, dan frasa.

Terdapat beberapa ciri dari kata, antara lain:

  • Bisa berdiri sendiri;
  • Bisa diubah melewati proses gramatikalisasi seperti pengimbuhan, pengulangan, dan pemajemukkan kata;
  • Memiliki makna konotatif dan denotatif;
  • Tidak memiliki unsur (D) Diterangkan dan (M) Menerangkan;
  • Satuan bahasa yang menjadi pembentuk kalimat;
  • Bisa diberikan berbagai imbuhan;
  • Bisa berupa morfem tunggal atau gabungan morfem; dan
  • Bisa digabungan dengan kata lain sehingga menjadi kata majemuk, klausa, dan frasa.

Adapun beberapa contoh kata, antara lain:

  • Makan;
  • Minum;
  • Tidur;
  • Pulang;
  • Lari;
  • Buka;
  • Tutup;
  • Sakit;
  • Sehat; dan
  • Bugar.

3. Perbedaan Kata dan Frasa

Dari penjelasan di atas mengenai pengertian, ciri, serta contoh frasa dan kata bisa disimpulkan bahwa mereka mempunyai beberapa perbedaan yang mana perbedaan tersebut adalah:

  • Frasa tidak bisa berdiri sendiri sedangkan kata bisa berdiri sendiri.
  • Frasa tidak bisa diubah melalui gramatikal sedangkan kata bisa diubah melalui gramatikal.
  • Frasa memiliki unsur (D) Diterangkan dan (M) Menerangkan sedangkan kata tidak mempunyai unsur tersebut.
  • Frasa berupa penggabungan dua kata atau lebih yang tida memuat unsur predikat sedangkan kata berupa morfem tunggal atau morfem gabungan.