Biografi Robert Budi Hartono, Orang Terkaya Nomor 1 di Indonesia

Jika berbicara mengenai kekayaan, pernahkah Anda berpikir bagaimana sih perjuangan orang kaya sehingga bisa sampai di titik itu?

Kira-kira orang kaya itu kehidupannya seperti apa sih?

Mungkin ulasan kali ini bisa menjawab pertanyaan Anda mengenai orang kaya karena di bawah ini akan dijelaskan mengenai biografi orang terkaya di Indonesia.

Bahkan sudah mendapatkan predikat tersebut selama 10 tahun berturut-turut.

Kalau penasaran, baca sampai selesai yuk!

Biografi Budi Hartono Orang Terkaya di Indonesia

 

Nama LengkapRobert Budi Hartono atau Oei Hwie Tjhong
KebangsaanIndonesia
Tempat LahirSemarang
Tanggal Lahir28 April 1940
Profesi UtamaPengusaha

Robert Budi Hartono adalah seorang pengusaha yang berhasil menjadi orang terkaya di Indonesia selama 10 tahun berturut-turut dan menjadi yang ke-54 di dunia.

Pada tahun 2018, Majalah Globe Asia mengeluarkan daftar orang terkaya di Indonesia dan posisi pertama ditempati oleh Robert Budi Hartono dengan kekayaan US$ 14,8 miliar atau jika dirupiahkan setara dengan Rp 194,7 triliun.

Salah satu majalah bisnis Amerika Serikat yaitu Forbes juga mencatat bahwa pada tahun 2019 Robert Budi Hartono memiliki kekayaan sebesar US$ 18.6 miliar atau jika dirupiahkan setara dengan Rp 261 triliun.

Bisnis Robert Budi Hartono

Robert Budi Hartono adalah anak dari Oei Wie Gwan yang merupakan pemilik Djarum Gramophon.

Pada tahun 1951, perusahaan ini mengganti namanya menjadi Djarum.

Perlu diketahui bahwa Djarum pada awalnya adalah sebuah usaha kecil dalam bidang rokok yang dibeli oleh Oei Wie Gwan.

Pada saat itu, ia mencoba untuk menjual rokok dengan merk Djarum dan tidak disangka ternyata produk tersebut laku keras di pasaran.

Pada tahun 1963, perusahaan Djarum yang mulai besar terkena musibah kebakaran.

Pada tahun yang sama pula Oei Wie Gwan meninggal dunia sehingga perusahaan diambil alih oleh anaknya yaitu Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono.

Perusahaan yang belum stabil itu ditangani oleh dua bersaudara Hartono dan bisa berkembang menjadi perusahaan besar karena mulai menggunakan teknologi untuk meningkatkan jumlah produksi rokok.

Pada saat itu Robert Budi Hartono yang masih berumur 23 tahun bisa membuat perusahaan Djarum menjadi perusahaan raksasa di Indonesia dan menjadi orang terkaya di Kudus.

Seiring berjalannya waktu perusahaan Djarum berubah menjadi grup bisnis yang berinvestasi di berbagai sektor seperti properti, elektronik, perbankan, agrobisnis, dan multimedia.

Di bidang properti, Robert Budi Hartono banyak menjalankan proyek dan yang paling besar adalah mega proyek Grand Indonesia yang rampung pada tahun 2008 dengan total nilai investasi sebesar Rp 1,3 triliun.

Proyek tersebut terdiri dari pusat perbelanjaan, hotel, apartemen, dan gedung perkantoran.

Di bidang elektronik, Robert Budi Hartono bersama kakaknya Michael Bambang Hartono mempunyai perusahaan elektronik Polytron yang mana perusahaan tersebut sudah berdiri sejak tahun 1975.