Biografi Joko Widodo, Presiden Pembangun Indonesia

Suatu negara pasti ada yang memimpin. Seperti halnya negara Indonesia yang dipimpin oleh seorang presiden. Profesi ini biasanya banyak diinginkan oleh anak muda. Siapa yang tidak mau menjadi orang nomor satu di negaranya? Saat ini orang nomor satu di Indonesia adalah Bapak Joko Widodo.

Berikut ulasannya!

Biografi Joko Widodo Jokowi Presiden RI

Nama LengkapIr. H. Joko Widodo
KebangsaanIndonesia
Tempat LahirSurakarta, Jawa Tengah
Tanggal Lahir21 Juni 1961
Pendidikan TerakhirFakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada
Profesi UtamaPresiden Indonesia
Prestasi/ PencapaianTingkat inflasi negara ada pada rentang 3 – 4 % dalam 4 tahun terakhir

Penurunan tingkat kemiskinan di Indonesia sebesar 9,2 %

IPM (Indeks Pembangunan Manusia) berkisar 70 yakni membaik dalam 5 tahun terakhir

Penurunan prevalensi stunting hingga 30,8%

Peningkatan usia diatas 15 tahun dalam menempuh pendidikan

Penurunan dwelling time berkisar 3 – 4 hari

Penurunan tingkat rasio elektrifikasi hingga level 96,6%

1. Sekilas tentang Joko Widodo

Siapa yang tidak kenal dengan Joko Widodo? Presiden Indonesia yang telah menjabat selama 2 periode hingga sekarang. Pemilik nama asli Ir. H. Joko Widodo yang biasa disapa Jokowi lahir di tanah Jawa tepatnya  di Surakarta, 21 Juni 1961. Ia dilantik pada usia yang relatif muda, yaitu sekitar 53 tahun.

Sebelum menerjuni dunia politik, beliau mendalami dunia bisnis menjadi pengusaha mebel atau furniture. Selain sebagai Presiden Indonesia, beliau merupakan seorang ahli politik.

Beliau merupakan anak dan putra sulung dari empat bersaudara dari pasangan Noto Mihardji dan Sudhiatmi.

Keempat adiknya perempuan yang berarti ia merupakan anak laki–laki satu–satunya yang berada di keluarga tersebut. Berdasarkan cerita, beliau pernah memiliki adik laki–laki namun sayangnya ia meninggal saat dilahirkan. Hidup memang tidak ada yang bisa menebak. Anak kecil yang dulu bekerja keras memikul beratnya beban hidup hingga menjadi kuli panggul sekarang menjadi orang nomor satu di negerinya.

Keberhasilan Jokowi menjabat sebagai walikota Surakarta mampu menarik perhatian publik. Warga Solo begitu bangga kepada beliau. Tak hanya mereka, namun masyarakat Indonesia pun menunjukkan ketertarikannya akan cara kepemimpinan beliau. Beliau juga mampu menarik perhatian media–media nasional. Terlebih lagi ketika beliau mampu mengayomi pasar–pasar kecil yang ada di Solo.

Popularitas Jokowi mulai meningkat bahkan dalam waktu yang singkat, asal usul serta biografinya banyak dicari masyarakat pada lini masa. Berkat popularitasnya, Jokowi banyak diajak untuk bergabung pada partai–partai politik, salah satunya PDI Perjuangan. Partai ini membuat dia berhasil menjejakinya dan menjadi presiden Indonesia.

2. Masa Kecil

Joko Widodo berasal dari keluarga sederhana. Masa kecil Jokowi bisa dibilang cukup keras untuk anak seusianya yang mengalami hal serupa. Ia dan keluarga mengalami penggusuran rumah sebanyak tiga kali. Perekonomian keluarga membuat ia juga memikirkan cara untuk mempertahankan hidupnya.

Ia bersekolah di Sekolah Dasar Negeri 111 Tirtoyoso. Saat masih duduk di sekolah dasar ia sering menghabiskan waktunya dengan menjadi kuli panggul, ojek payung, dan berdagang untuk memenuhi kebutuhan sekolah sampai kebutuhan sehari–hari. Jokowi lebih memilih jalan kaki ke sekolah daripada menggunakan sepeda atau naik ojek seperti teman–temannya yang lain. Hal ini didasari untuk menghemat dan juga untuk menjaga kebugaran.

Ketika ia berusia 12 tahun, ia sudah pandai menggergaji kayu. Kemampuan ini yang membuatnya menjadi tukang gergaji untuk membantu meringankan beban hidup. Keahliannya dalam menggergaji kayu dipelajari langsung bersama sang ayah yaitu Noto Mihardjo.

Sedangkan ilmu kepemimpinannya dibentuk semenjak kejadian penggusuran rumah yang dialaminya. Ini menjadi salah satu faktor apa yang harus dilakukan ketika harus menertibkan permukiman warga ketika ia menjabat sebagai Walikota Solo dan Gubernur Jakarta.