Urutan Sapaan pada Saat Pidato Beserta Contohnya

“Sapaan atau ucapan penghormatan ini adalah struktur pidato yang bertujuan untuk memberikan sapaan kepada para audiens dan digunakan setelah salam pembuka.”

Pidato adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk bisa menyampaikan pesan, memberikan gambaran, dan menyatakan pendapat kepada banyak orang.

Untuk bisa menyampaikan atau membuat teks pidato sendiri terdapat struktur khusus dan setiap jenis pidato mempunyai struktur yang cukup berbeda.

Namun secara umum struktur pidato terdiri atas pembukaan, isi pidato, dan penutup.

Keberadaan struktur ini sangatlah penting karena nantinya akan membantu audiens untuk memahami isi pesan dengan baik sehingga tidak boleh dilewatkan atau dikurangi.

Namun masing-masing struktur tersebut terdapat struktur lagi di dalamnya salah satunya adalah sapaan atau ucapan penghormatan.

Urutan Sapaan saat Berpidato

Sapaan atau ucapan penghormatan ini adalah struktur pidato yang bertujuan untuk memberikan sapaan kepada para audiens dan digunakan setelah salam pembuka.

Sapaan ini juga sangatlah penting karena digunakan sebagai ungkapan penghormatan kepada para audiens yang sudah meluangkan waktunya untuk mendengarkan pesan yang akan disampaikan pembicara.

Struktur sapaan ini biasanya dimulai dari menyebutkan orang yang hadir dalam acara pidato dan mempunyai jabatan tertinggi kemudian diikuti oleh jabatan yang lebih rendah.

Urutan tersebut berguna untuk memudahkan audiens maupun pembicara pidato agar lebih runtut atau terstruktur dan sebagai bentuk dari salah satu sikap sopan.

Untuk menyebutkan ucapan penghormatan kepada pejabat atau seseorang dengan jabatan tinggi yang hadir dalam acara, maka tidak harus semuanya disebutkan satu persatu beserta namanya.

Jabatan yang perlu disebutkan adalah jabatan yang dirasa penting atau disebutkan saja secara keseluruhan misalnya seperti pidato sekolah yang tidak mungkin menyebutkan nama guru satu persatu, tetapi diganti menjadi bapak dan ibu guru yang mewakili nama semua guru di sekolah tersebut.

Misalnya juga seperti dalam suatu acara yang dihadiri oleh ketua jurusan, koordinator program studi, dan para dekan, tetapi yang disebutkan hanya para dekan sebagai perwakilan fakultas.

Penyebutan jabatan juga tidak didahului dengan Bapak/Ibu misalnya seperti “Yang Terhormat Bapak Rektor Universitas Sebelas Maret” sementara yang benar adalah “Yang Terhormat Rektor Universitas Sebelas Maret”.

Contoh

Di bawah ini adalah beberapa contoh kalimat sapaan atau ucapan penghormatan pada pidato, antara lain:

“Yang terhormat Kepala Sekolah SMAN 1 Surabaya, Bapak dan Ibu guru beserta jajaran staf, serta seluruh siswa SMAN 1 Surabaya yang saya banggakan.”

“Yang saya hormati Kepala Sekolah MAN 1 Kota Malang, Bapak dan Ibu guru beserta staf, orang tua atau wali murid siswa kelas XII, dan teman-teman yang saya cintai.”

“Yang terhormat Bupati Malang atau yang mewakili, Camat Ngantang atau yang mewakili, Kapolsek, Danramil, Panwas Kecamatan, panitia acara pemilihan kepala desa, tokoh agama dan tokoh adat desa Ngantru, ketua organisasi Karang Taruna, dan seluruh warga masyarakat desa Ngantru yang berbahagia.”