Tips Menghubungi Dosen atau Guru yang Baik dan Benar

Saat ini pembelajaran yang biasanya dilakukan secara tatap muka harus dilakukan secara daring atau via chat melalui media sosial seperti WhatsApp.

Banyak juga orang yang masih bingung bagaimana cara menghubungi dosen atau guru yang yang baik dan benar supaya tidak menimbulkan kesalahpahaman atau bahkan dinilai kurang sopan.

Penasaran?

Berikut ini akan dijelaskan beberapa tips bagaimana cara menghubungi dosen atau guru yang baik dan benar, jadi baca sampai habis yuk!

Tips menghubungi dosen atau guru kelas

 

1. Menyampaikan hal yang jelas dan penting saat menghubungi dosen atau guru

Pastikan terlebih dahulu bahwa apa yang akan Anda tanyakan atau sampaikan adalah hal yang penting dan jelas supaya dosen atau guru bisa langsung mengerti maksud dan tujuan dari pesan yang Anda kirim.

Kalau hal yang Anda sampaikan itu bertele-tele kemungkinan chat tidak akan dibalas karena dosen atau guru menjadi bingung.

2. Usahakan menghubungi dosen atau guru saat jam kerja

Hari libur atau waktu di luar jam kerja adalah waktu di mana dosen atau guru beristirahat atau menikmati momen berkumpul bersama keluarga.

Jadi hubungi dosen atau guru saat jam kerja berlangsung agar bisa mendapatkan respon cepat.

Namun jika hal yang akan Anda tanyakan atau sampaikan itu penting dan mendesak Anda bisa menghubunginya di luar jam kerja tetapi harus tetap cari waktu yang tepat ya!

3. Jangan sampai lupa untuk selalu memberikan ucapan salam

Sebuah chat akan sangat tidak sopan jika tidak diawali salam.

Berikan ucapan salam misalnya seperti selamat pagi Bu, selamat siang Pak, atau Assalamualaikum wr. wb.

4. Berikan juga identitas Anda secara singkat

Faktanya seorang dosen atau guru mempunyai banyak sekali murid atau kenalan.

Jadi tidak mungkin dan wajar saja jika terkadang dosen atau guru tidak menyimpan nomor Anda.

Untuk menghindari kesalahpahaman maka berikanlah sedikit identitas diri Anda setelah ucapan salam.

Misalnya seperti nama saya X dari kelas Z.

Setelah memberikan ucapan salam dan perkenalan diri, barulah Anda bisa menyampaikan maksud dan tujuan yang akan disampaikan.

5. Tulislah kalimat yang baik dan benar serta hindarilah kata singkatan

Agar tidak terjadi kesalahpahaman dan menghindari rasa tidak sopan, pesan yang dikirim ke dosen atau guru sebaiknya menggunakan kata yang jelas dan tidak disingkat.

Kata-kata yang typo atau salah ketik dan berisi banyak kata singkatan tidak jelas akan menggambarkan Anda tidak mempunyai keseriusan dalam menyampaikan pesan tersebut.

6. Hindarilah kalimat perintah atau memaksa

Dengan menggunakan kalimat perintah atau memaksa bukankah itu tidak sopan apalagi terhadap dosen atau guru?

Memang terkadang kita mempunyai keperluan untuk meminta sesuatu kepada dosen atau guru misalnya seperti meminta nilai tugas, materi pelajaran, dan lain sebagainya.