Slogan: Pengertian, Ciri-ciri, Fungsi, Tips Membuat dan Contoh

“Slogan adalah perkataan atau kalimat pendek yang dapat menarik atau mencolok dan mudah diingat untuk memberitahukan sesuatu.”

Tidak asing lagi di telinga kita tentang kata “slogan”. Kata yang memberikan dampak dapat berupa pengaruh yang mengajak orang sekaligus sebagai pengingat kita. Ciri khasnya yang mudah diingat membuatnya mempunyai daya tarik tersendiri.

Penasaran untuk tahu lebih dalam mengenai slogan? Bagaimana ciri – ciri, fungsi dan tujuan, macam – macam serta tips membuatnya? Yuk, simak penjelasan di bawah ini!

Slogan

1. Pengertian

KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) mendeskripsikan bahwa slogan merupakan perkataan atau kalimat pendek yang dapat menarik atau mencolok dan mudah diingat untuk memberi tahu sesuatu, menjelaskan tujuan suatu ideologi golongan, organisasi, partai politik dan sebagainya. Banyak definisi slogan yang disampaikan oleh beberapa pakar atau ahli di luar sana.

Seperti menurut Haryanto (2006) memberikan pengertian bahwa slogan dapat berupa frase, kalimat pendek yang dalam penggunaannya mudah diingat, dipakai dengan fungsi memberi tahu atau menjelaskan tujuan tertentu. Slogan juga dapat berupa kalimat singkat yang bersifat persuasif terhadap yang membacanya sehingga dapat mengajak pembaca untuk melakukan seperti yang telah ditulis. Pembaca slogan disebut sebagai alat atau media untuk menyampaikan sesuatu kepada masyarakat.

Berdasarkan beberapa sumber yang telah disebutkan mengenai pengertian slogan, dapat ditarik kesimpulan bahwa slogan adalah kalimat pendek yang bersifat persuasif untuk menyampaikan atau memberi tahu informasi kepada pembaca.

Cara penyampaiannya dapat dilakukan dengan lisan maupun tulisan. Cara lisan dapat berupa pengumuman yang disampaikan langsung depan khalayak banyak sedangkan cara tulisan berupa poster atau graffiti yang biasa ditemukan di dinding jalanan. Kita dapat menemukan slogan di berbagai tempat seperti majalah dinding (mading), dinding rumah sakit, puskesmas, jalanan, baliho, iklan, dan sebagainya.

2. Ciri-Ciri

Seperti penjelasan di atas bahwa kata pendek ini menggambarkan tujuan atau visi dari suatu kegiatan yang akan dilaksanakan dan bersifat persuasif. Adapun ciri-cirinya yaitu dapat berupa frasa atau kata-kata yang cenderung singkat, mudah diingat, dan menarik perhatian pembaca.

Penggunaan kata dalam membuat kalimat persuasif ini harus menarik untuk dibaca. Oleh karena itu, sangat perlu memperhatikan pemilihan kata yang akan digunakan dalam membuatnya agar kalimat yang digunakan efektif. Sehingga pembaca yang membacanya tersebut akan selalu teringat dan besar kemungkinan tujuan yang disampaikan tersampaikan dengan baik.

Slogan yang baik adalah ketika pembaca mengerti maksud dari tujuan kalimatnya tersebut tanpa dijelaskan. Hal ini juga merupakan bentuk komunikasi tidak langsung kepada masyarakat dan dapat dijadikan sebagai budaya oleh generasi muda. Kalimat persuasif ini juga mempunyai ciri-ciri mengandung semboyan suatu kegiatan.

Semboyan tersebut dimaksudkan untuk menyampaikan tujuan atau visi dari suatu kegiatan baik secara lisan maupun tulisan. Biasanya semboyan terdiri dari kalimat pendek yang sering digunakan sebagai pegangan hidup atau biasa juga sebagai inti sari dari suatu maksud kegiatan.

Misalnya saja dari negara kita, Indonesia yaitu Bhineka Tunggal Ika yang memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu. Contoh lainnya yaitu Tut Wuri Handayani yang berarti seorang guru harus bias memberikan dorongan dan arahan dari belakang kepada muridnya.

Ini menjelaskan bahwa semboyan juga harus memiliki arti dan tujuan tertentu atau terdapat pesan tertentu yang ingin disampaikan.

3. Fungsi dan Tujuan

Tujuan dari menulis slogan adalah menyampaikan informasi dalam bentuk lisan maupun tulisan, mempengaruhi pembaca untuk tertarik dalam suatu kegiatan yang dilaksanakan, dan menyadarkan pembaca akan suatu isu yang sedang terjadi. Slogan juga harus dapat menghimbau pembaca untuk lebih bijak dalam mengambil tindakan.

Tujuan berbeda dengan fungsi. Fungsi slogan yaitu sebagai sarana pendidikan masyarakat yang tidak hanya didapat dari bangku sekolah namun pendidikan dapat ditemukan di mana saja. Fungsi lainnya sama seperti halnya kalimat yang dapat dengan mudah ditemukan misalnya di pinggir jalan, untuk memacu semangat dalam menggapai cita-cita dan tujuan, juga sebagai bentuk ekspresi agar informasi yang disampaikan mudah diingat oleh pembaca atau masyarakat.

4. Macam-Macam Slogan

Setelah fungsi dan tujuan, slogan mempunyai beberapa jenis di antaranya tentang pendidikan, kesehatan, lingkungan, produk, dan lain sebagainya. Mari kita bahas satu persatu.

4.1 Slogan Pendidikan

Slogan pendidikan bertujuan untuk memacu dan memberi motivasi kepada para pelajar untuk bersemangat dalam menuntut ilmu. Kalimat persuasif ini dapat ditemui di majalah dinding (mading) sekolah, di toko buku, dinding kelas dan tempat lainnya. Contohnya adalah “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina” yang berarti tuntutlah ilmu sejauh apapun berada misalnya sampai ke negeri Cina.

4.2 Slogan Kesehatan

Slogan kesehatan biasanya untuk menghimbau pembaca dalam menjaga kesehatan. Kata pendek bermakna ini dapat ditemukan di sekitar rumah sakit, puskesmas, poliklinik, UKS, dan tempat-tempat yang berhubungan dengan kesehatan.

Contohnya “Sehat itu mahal” yang biasa kita temui di rumah sakit. Benar, sehat itu mahal maka kita harus menjaga pola makan dan pola hidup sehat sebab jika sakit menyerang biaya penyembuhan lebih mahal dari pada biaya pencegahan. Tidak asing juga kita menemukan kalimat  “Mencegah lebih baik daripada mengobati”. Ini juga selaras dengan sebelumnya bahwa mencegah agar tidak jatuh sakit lebih mudah daripada menyembuhkan yang sudah sakit.

4.3 Slogan Lingkungan

Slogan lingkungan yang biasanya untuk mengajak, menghimbau dan menginformasikan kepada para pembaca terkait isu lingkungan yang ada. Kalimat persuasif ini dapat dijumpai di mading sekolah, dinding kelas, taman kanak-kanak (TK), di pinggir jalan, dan tempat-tempat yang dapat dilihat pembaca agar tujuan tersampaikan.

Contohnya seperti  “Kurangi sampah, Lindungi Bumi, Sayangi Doi” yang dimaksudkan untuk mengurangi sampah terutama sampah plastik karena sifatnya yang sulit terurai membuat lingkungan menjadi buruk dan juga berdampak terhadap kesehatan yang kapan saja dapat menyerang orang-orang yang kita sayangi.

4.4 Slogan Produk

Terakhir adalah slogan produk di mana dibuat untuk mempromosikan produknya sekaligus mengajak konsumen untuk membeli produknya atau menikmati jasanya. Hal ini dapat dijumpai di warung, kantin sekolah, mall, bahkan di televisi juga sering kita temukan.

Contohnya seperti “Apapun makannya, minumnya Teh Botol Sosro” yang sering kita jumpai di iklan, di warung, dan di tempat makan. Ini merupakan cara perusahaan menjual produknya di pasaran.

Kalimat persuasif ini memang tidak kalah penting untuk menarik minat konsumen dan bersaing terhadap produk lain. Produk yang dipasarkan mencakup makanan, minuman, fashion, elektronik, ATK, dan sebagainya.

4.5 Slogan Kebersihan

Slogan ini hampir mirip dengan kesehatan yaitu menjaga kebersihan agar suatu tempat dapat menimbulkan kenyamanan dan jauh dari penyakit. Kalimat persuasif seperti ini sering ditemukan di beberapa tempat seperti tempat wisata, sekolah, masjid atau musholah, dan sebagainya.

Contohnya adalah “Buanglah Sampah pada Tempatnya” yang artinya sampah menjadi faktor utama suatu tempat menjadi terlihat tidak bersih. Kalimat ini juga mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat dan sikap baik masyarakat untuk selalu membuang sampah pada tempatnya.

4.6 Slogan Agama

Slogan ini memberikan energi postif kepada siapapun yang membacanya. Tak jarang juga kita temui kalimat seperti ini di masjid, musholah, dinding kelas, dan tempat yang berkaitan. Contohnya yaitu “Beramal, maka rejekimu akan dilipatkan”.

Jelas sekali bahwa dengan beramal, Allah SWT akan memberikan rejeki yang berlipat dari apa yang kita amalkan.

4.7 Slogan Motivasi

Slogan motivasi berisi tentang kata-kata penyemangat yang ditujukan untuk semua orang. Slogan ini berupa semangat dalam menjalankan hidup, ujian, atau hal lainnya. Kalimat motivasi seperti ini banyak ditemukan di buku, toko buku, pameran, dan lain lain.

Contohnya yaitu “Membacalah, kau akan lihat isi dunia” artinya dengan membaca kita dapat mengetahui hal yang tidak pernah kita ketahui sebelumnya di dunia ini.

5. Tips Membuat Slogan

Ada beberapa tips yang dapat dicoba untuk membuat slogan yang baik dan agar pembaca dapat menikmatinya. Berikut ini tipsnya:

5.1 Tentukan Tema dan Objek Slogan

Ini merupakan langkah awal yang harus dipastikan dengan cara memikirkan akan membahas tentang kesehatan, lingkungan, produk, atau pendidikan. Kemudian sebagai contoh jika telah menentukan tema lingkungan, pikirkan objek yang akan dibahas. Objek yang berkaitan dengan lingkungan misalnya hutan.

5.2 Tentukan Kelebihan atau Keunggulan Utama

Kelebihan yang dimaksud berupa kualitas barang, pelayanan, harga, lokasi, dan benefit (keuntungan) dari mengikuti slogan tersebut.

Hal tersebut bisa diterapkan jika ingin membuat slogan produk. Jika ingin membuat jenis lainnya selain produk, Anda dapat mencari keunikan dari objek yang ditentukan. Misalnya melanjutkan tema dan objek tips pertama dapat diambil keunikan objeknya save earth.

5.3 Buat Ungkapan yang Unik dan Menarik

Langkah selanjutnya membuat ungkapan berupa kalimat singkat dan efektif atau kalimat sederhana. Usahakan terdengar menarik dan berirama agar pembaca senantiasa ingat. Usahakan pula menggunakan kata kerja untuk mempertegas maksud yang ingin disampaikan.

Semakin singkat kalimat yang digunakan, semakin besar potensi pembaca untuk mengingatnya. Misalnya “I’m Lovin’ It” dari Mc Donalds.

5.4 Harus Mendeskripsikan Kepribadian Produk atau Jasa secara Jujur

Tak jarang kita temukan kata-kata yang terkesan berlebihan. Jikalau benar produk yang dipromosikan seperti itu, namun ada baiknya untuk membuatnya realistis tapi tetap menekankan keunggulan yang ada pada produk tersebut. Misalnya “Traveloka dulu, Liburan kemudian” yaitu memesan tiket pada aplikasi Traveloka kemudian baru berkunjung ke tempat yang dituju.

5.5 Buat Desain yang Kreatif

Desain yang kreatif mampu menggait pandangan pembaca saat melihatnya. Desain yang baik adalah desain yang dibuat seperlunya, tidak berlebihan sehingga tulisan tertutupi. Keuntungan dari adanya desain adalah sebagai nilai plus dari slogan tersebut dan mudah diingat oleh pembaca.

5.6 Tempel Slogan yang Dibuat Sesuai dengan Jenisnya

Setelah membuat desain, langkah terakhir adalah menentukan lokasi penempelan. Hal ini berguna agar slogan yang dibuat sesuai target dan dapat dilihat oleh khalayak banyak.

6. Contoh

Setelah mengetahui tips membuat slogan, berikut disajikan contoh-contoh slogan yang dapat menjadi referensi pembaca:

  • Say No To Drugs
  • Shalat adalah tiang agama
  • Bermimpilah setinggi langit
  • Save the earth from climate change!
  • Dibalik kesuksesan, ingat orang yang membantu menggapainya.
  • There’s no planet B, C, D, etc

Slogan yang baik merupakan kalimat persuasif yang dapat mempengaruhi orang lain, dapat mengajak pembaca untuk melakukan hal yang sama  serta memberikan dampak baik bagi pembacanya.

Kalimat pendek ini memang terlihat mudah untuk dibuat. Namun, banyak hal yang harus diperhatikan dalam membuat kalimat ini agar maksud dan tujuan tersampaikan. Readers tertarik membuat slogan untuk kegiatan yang akan dilaksanakan? Bisa banget coba tips membuatnya seperti diatas. Semoga berhasil ya!

 

Editor:

Mega Dinda Larasati