Profil Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Segala Urusan

Luhut Binsar Pandjaitan adalah seorang Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Kabinet Kerja dan kembali dipilih sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia pada masa Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf periode 2019-2024.

Luhut disebut sebagai menteri segala urusan karena seringkali mengerjakan dan mengurusi pekerjaan lain bukan di bawah kementeriannya.

Jika ingin tahu biografi atau profilnya, ada baiknya untuk baca ulasan ini sampai habis.

Profil Luhut Binsar Pandjaitan
Profil Luhut Binsar Pandjaitan
Nama LengkapJenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan
KebangsaanIndonesia
Tempat LahirToba Samosir, Sumatera Utara
Tanggal Lahir28 September 1947
Profesi UtamaPengusaha, Politikus, dan Tokoh Militer
Prestasi
  • Komandan Resort Militer (Danrem) Terbaik se-Indonesia tahun 1995
  • Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik Akabri Bagian Darat tahun 1970
  • Penghargaan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia sebagai Pembina Olah Raga terbaik nasional tahun 2006
  • Ernst & Young Entrepreneur of the Year untuk kontribusi pada Pengembangan Sosial Tahun 2011
  • Dan masih banyak lagi

Luhut Binsar Pandjaitan yang lahir di Simargala, Toba Samosir, Sumatera Utara pada tanggal 28 September 1947 merupakan anak pertama dari lima bersaudara, buah hasil pasangan Bonar Pandjaitan dan Siti Frida Naiborhu.

Luhut menikah dengan seorang perempuan bernama Devi Simatupang dan mempunyai empat orang anak yang bernama Paulus Pandjaitan, Paulina Pandjaitan, Kerri Pandjaitan, dan David Pandjaitan.

Perjalanan Hidup

Bertujuan untuk mengejar cita-citanya, Luhut pindah dari kampung halamannya ke Bandung dan menempuh pendidikan di SMA Penabur Bandung.

Luhut Binsar Pandjaitan kemudian diterima di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau AKABRI bagian darat pada tahun 1967.

Tepat tiga tahun setelah itu Ia memperoleh predikat lulusan terbaik tahun 1970 dan mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa.

Karier mentereng militer Luhut banyak diraih ketika bertuas di Komando Pasukan Khusus atau Kopassus TNI Angkatan Darat.

Luhut juga pernah menjadi seorang Duta Besar Indonesia untuk Singapura pada tahun 1999 sampai tahun 2000 serta menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada Kabinet Persatuan Nasional saat masa kepemimpian Presiden Abrurrahman Wahid atau Gus Dur.

Kemudian bersama Presiden Joko Widodo, Luhut menjabat sebagai Kepala Staf Presiden dari tahun 2014 sampai 2015, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan tahun 2015 sampai 2016, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman tahun 2016 sampai 2019.

Di posisinya yang baru yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut bertugas untuk melakukan koordinasi empat kementerian yang ada di bawahnya yaitu Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, Kementerian Kelautan Perikanan, dan Kementerian Pariwisata.

Karena luasnya lingkup sektor yang ada di bawah koordinasi kementeriannya, Luhut seringkali disebut sebagai menteri super dan menteri segala urusan karena mengurus banyak urusan.

Selain disibukkan dengan dunia kementeriannya, Luhut ternyata juga tidak lupa untuk berbagi yaitu dengan membangun sekolah dan yayasan untuk masyarakat yang membutuhkan serta memberikan program beasiswa untuk anak berbakat dari keluarga kurang mampu.

Bersama istrinya, ia membuat yayasan misi sosial yang dinamai Yayasan Del dengan tujuan untuk mengoptimalkan sumber daya alam dan bisa menjadikan manusia yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Tidak hanya itu, Luhut juga sibuk membangun bisnis yang telah dirintisnya sejak tahun 2004.

Luhut mendirikan PT Toba Sejahtera Group yang beroperasi di bidang energi dan pertambangan.

Toba Sejahtera Group kemudian berkembang dan merambah beberapa sektor lagi yang bergerak di bidang perkebunan, minyak dan gas, serta kelistrikan.