Biografi Pevita Pearce, Inilah Hal yang Tidak Kamu Ketahui!

Siapa yang tidak kenal Pevita Pearce? Aktris blasteran Banjarmasin dan Wales ini adalah sosok yang cantik, muda, berbakat, dan penuh talenta. Selain penampilan yang menawan, kemampuan aktingnya tidak dapat diragukan. Sosok yang murah senyum ini banyak diidolakan masyarakat Indonesia.

Biografi Pevita Pearce

Nama Lengkap (Beserta Gelar)Pevita Cleo Eileen Pearce
KebangsaanIndonesia
Tempat LahirJakarta, Indonesia
Tanggal Lahir6 Oktober 1992
Pendidikan TerakhirMagister
Profesi UtamaAktris, model
Prestasi / PencapaianAktris Terfavorit Nickelodeon Indonesia Kids’ Choice Awards 2014, Actress of The Year Indonesia Choice Awards 2014, Most Stylish Female Yahoo OMG! Awards 2013

1. Kehidupan Pribadi Pevita Pearce

Pevita Pearce merupakan aktris Indonesia kelahiran Jakarta yang merupakan putri dari pasangan Bramwell Pearce dan Ernie Auliasari. Namun, di balik kebahagiaan dan keceriaannya terdapat masa-masa sulit yang pernah dia alami. Ayah Pevita Pearce merupakan warga negara Wales yang menikah dengan warga negara Indonesia bernama Ernie Auliasari dan dikaruniai dua orang anak, yaitu Pevita Pearce dan juga kakaknya Keenan Pearce.

Kedua orangtua yang sibuk membuat Pevita Pearce sangat dekat dengan kakak laki-lakinya yang hanya terpaut satu tahun. Dia sering mengikuti apa saja yang kakaknya lakukan. Perilaku dan sifatnya hampir mirip dengan Keenan Pearce, sehingga dia dapat menghayati pada saat memerankan gadis tomboy.

Pevita Pearce banyak menghabiskan waktu kecilnya di daerah Bekasi. Ia sudah tinggal terpisah dari ayahnya, Bramwell Pearce sejak kecil. Ayahnya pada saat itu sibuk mengurus restorannya yang ada di Inggris.

Namun, hubungan ayah dan anak ini masih tetap hangat dan tidak renggang. Pevita sering mengunjungi sang ayah di Inggris pada saat liburan sekolah. Sejak kecil dia tumbuh menjadi sosok yang pekerja keras.

Pernah suatu saat dia menemui ayahnya pada saat liburan sekolah kemudian mengisi waktunya bekerja di restoran ayahnya.

Ayahnya merupakan sosok yang tidak memanjakan anaknya dan sering mengajarkan kerja keras. Pevita Pearce mendapatkan gaji yang besar dari bekerja di restoran ayahnya dan mengenal banyak orang.

Pada akhirnya kedua orangtua Pevita Pearce bercerai dan ia tinggal bersama dengan ibu dan kakaknya. Pevita kecil merupakan tipe anak yang bandel bahkan sering ribut dengan ibunya hanya gara-gara berangkat sekolah.

Ia memiliki kebiasaan bangun siang sehingga pada saat berangkat sekolah lebih memilih menggunakan ojek daripada diantar dengan mobil oleh ibunya.

Kehidupan menjadi aktris dan memiliki wajah yang menawan sepertinya menjadikan hidup aktris blasteran ini terlihat sempurna.

Namun, adanya perceraian orang tua membuatnya kurang bahagia. Tanggal perceraian kedua orangtuanya tidak pernah diketahui, bahkan Pevita sendiri pada awalnya tidak menyadari orang tuanya sudah bercerai dan tidak memiliki ikatan lagi.

Perceraian tersebut sudah terjadi pada saat Pevita dan kakaknya masih kecil.

Ayah dan ibunya memberikan alasan tidak tidur bersama dalam satu kamar dikarenakan ibunya sedang sakit sehingga kedua adik-kakak tersebut hanya bisa percaya. Kedua orang tuanya tidak pernah memperlihatkan  ada pertengkaran kepada anak-anaknya, sehingga anak-anak mereka berpikir tidak terjadi apa-apa dan semuanya baik-baik saja.

Pevita baru menyadari perceraian kedua orangtuanya saat dirinya duduk di bangku SMP. Awal dia mengetahui perceraian orang tuanya ada perasaan kecewa dan susah untuk menerimanya, namun dia tidak lantas membenci kedua orang tuanya. Menurut Pevita orang tuanya masih saling menghormati satu sama lain setelah bercerai.

Setelah adanya perceraian tersebut, Bramwell Pearce dan Erni Auliasari masih selalu ada untuk anak-anaknya. Mereka tidak pernah berseteru dan saling menjaga hubungan baik hingga anak-anaknya dewasa. Hal tersebut membuat Pevita Pearce dan Keenan Pearce tetap senang dan bangga dengan kedua orang tuanya.

Keadaan mulai membaik saat Pevita Pearce telah dewasa, ayah dan ibunya kembali menikah dan dikaruniai seorang anak perempuan yang diberi nama Chelsea Qeana Ibelia Pearce.

Berbeda dengan sifat Pevita Pearce sekarang, perceraian kedua orangtuanya dulu membuatnya tumbuh menjadi anak yang bandel, pemberani, dan sedikit liar. Ibunya yang paling merasakan sifatnya tersebut dan sampai kewalahan untuk menghadapinya. Pevita Pearce memiliki keberanian yang meluap dan jiwa yang bebas.

Sosok ayah yang sering meninggalkannya keluar negeri membuat Pevita sering menghabiskan waktu dengan Keenan Pearce kakaknya sebagai pengganti figur seorang ayah. Bahkan saat ditanya sosok idolanya, Pevita Pearce akan langsung menjawab Keenan Pearce.

Baginya kehadiran Keenan Pearce sangat berarti, karena itu Keenan selalu ada dari Pevita kecil hingga dewasa. Hal yang sangat diingat oleh Pevita saat kecil yaitu sering diejek Keenan sebagai adik tiri.

Namun, Keenan merupakan sosok kakak yang penyayang dan sangat protektif terhadap adiknya. Dia rela berkelahi dengan temannya ketika adiknya hampir terluka. Hubungan keduanya hingga saat ini tetap dekat tidak hanya sebagai kakak, tetapi juga sahabat, musuh, dan seorang konsultan bisnis baginya.

Pevita menjadikan kakaknya sebagai standar suami impiannya. Menurutnya mustahil untuk menemukan dan mendapatkan orang seperti Keenan Pearce di dunia nyata. Selain dekat dengan kakaknya, Pevita dekat dengan teman lelaki sesama public figure seperti Afgan Syahreza. Ia dijadikan model video klip oleh Afgan di lagunya yang berjudul Bunga Terakhir.

Hubungan asmara Pevita Pearce cukup banyak karena pasti banyak yang ingin menjadikannya seorang kekasih. Dia pernah menjalin hubungan asmara dengan Nino RAN pada than 2012 namun tidak bertahan lama. Setelah itu Pevita Pearce berpacaran dengan Banyu Biru yang juga tidak bertahan lama.

Dia pernah diisukan dekat dengan artis Al Ghazali. Ia juga pernah dikabarkan dekat dengan cicit almarhum mantan Presiden Soeharto, yaitu Putra Wibowo. Ia juga digosipkan dekat juga dengan pengusaha muda dan kaya, Indra Priawan Djokosetono. Kedekatan lain yang ia jalin yaitu dengan artis Mike Lewis dan pembalap nasional Moreno Suprapto.

Pevita mengaku semua kedekatan tersebut hanyalah sebatas teman biasa. Namun, banyaknya isu tersebut dan usianya yang telah menginjak 28 tahun belum juga membuatnya berminat untuk serius dalam menjalin hubungan kejenjang pernikahan. Pevita jarang membagikan cerita pribadi dan foto kedekatannya dengan lelaki sehingga sulit melacak siapa sebenarnya teman dekatnya.

Pevita Pearce didiagnosis mengidap penyakit tumor payudara pada tahun 2016. Hal tersebut diketahui dirinya pada saat melakukan Medical Check Up di Prince Court Medical Hospital, Kuala Lumpur, Malaysia. Ia harus menjalani operasi di rumah sakit yang sama dan ditangani oleh 3 dokter spesialis. Dokter yang menanganinya memutuskan untuk mengangkat satu tumor payudaranya.

2. Pendidikan Pevita Pearce

Pendidikan Pevita Pearce tidak banyak diketahui oleh masyarakat luas karena tidak disebutkan dengan jelas biodata dan riwayat pendidikan Pevita Pearce di mana pun. Namun, beberapa sumber banyak yang menyebutkan bahwa Keenan Pearce dan Pevita Pearce bersekolah di sekolah dasar swasta yang sama di daerah Jakarta.

Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) wanita cantik ini adalah SMP Al-Azhar 9 Kemang. Kehidupan SMP tidak seperti remaja biasanya karena harus dilanda kebingungan untuk memilih antara sekolah atau karier. Hal ini disebabkan Pevita Pearce sudah terjun ke dunia film pada saat dirinya SMP.

Saat itu Pevita mendapatkan job film untuk berperan menjadi Tita untuk di film yang berjudul Lost in Love. Film tersebut digarap pada tahun 2008 pada waktu dirinya SMP yang juga merupakan awal dari perjalanan kariernya. Film Lost in Love ini berlatar di Paris, sehingga mengharuskan Pevita untuk syuting di sana.

Hal ini membuatnya harus izin sekolah dan meliburkan diri untuk terjun ke dunia perfilman. Ternyata proses syuting film Lost in Love ini memakan waktu sebulan yang berdampak pada kemarahan kepala sekolahnya.

Kepala sekolah SMP Al-Azhar 9 Kemang saat itu memberikan pilihan kepada pevita untuk tetap bersekolah atau bermain film. Jika memilih sekolah maka Pevita harus pulang dari Paris segera dan kembali sekolah, tetapi jika memilih karier bermain film Pevita akan di drop out.

Pevita mengaku masih tetap ingin bersekolah dan beruntung ada satu guru yang membelanya. Beliau adalah Pak Arief guru Bahasa Indonesia di SMP. Pevita bersyukur berkat Pak Arief ultimatum drop out dari kepala sekolahnya ditarik, sehingga ia dapat bersekolah kembali. Namun, ada konsekuensi yang harus Pevita terima yaitu mengerjakan tugas tambahan untuk mengganti pelajaran yang dia tinggalkan.

Setelah lulus sekolah menengah pertama di Al Azhar Kemang, Pevita melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang sama yaitu SMA Al-Azhar. Pendidikannya di SMA Al Azhar tidak berlangsung lama karena adanya tuntutan bekerja sebagai artis.

Pevita Pearce kemudian pindah ke SMA ternama yang dikenal dengan High Scope. SMA High Scope memililiki sistem belajar yang memberikan keringanan untuknya belajar dan bekerja. Hal ini memberikan kesempatan baginya untuk lebih mendalami bidang perfilman. Namun, Pevita mendapatkan tentangan yang keras dari Ibunya, Ernie.

Pevita dikenal sering membolos untuk pekerjaan maupun keinginannya menghadiri pembukaan Universal Studio di Singapore pada tahun 2010 silam. Walaupun sering membolos prestasi akademik yang didapatkanya tetap bagus.

Ibunya tetap menentang sikap Pevita Pearce yang sering membolos sekolah karena tidak ingin anaknya hanya mendapatkan nilai bagus tetapi sikap moralnya jelek.

Setelah merampungkan pendidikan SMA-nya Pevita melanjutkan ke sekolah desainer di La Salle College International Jakarta pada tahun 2012 dan lulus tahun 2014. Pada saat ia mengambil studi desain, ia juga mengambi short course acting di New York Film Academy pada tahun 2012.

3. Perjalanan Karier Pevita Pearce

Ketertarikan dan bakat Pevita Pearce di dunia seni teater telah tumbuh sejak kecil sehingga mengantarkannya terjun ke dunia hiburan. Ketertarian tersebut ditunjukkan dengan hobinya menonton pertunjukan-pertunjukan teater yang sering diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Hasratnya untuk ikut casting semakin menggebu-gebu setelah diajak artis Marcella Zalianty menonton pertunjukan teater “Murder in Batavia”.

Akhirnya kesempatan awal menjadi artis datang saat dirinya terpilih menjadi pemeran Angel dalam film “Denias, Senandung Di atas Awan”. Film tersebut menceritakan seorang anak dari pedalaman Papua yang gigih mengejar mimpinya.

Film yang disutradarai oleh John de Rantau dan diproduksi pada tahun 2006 ini menjadi film debut pertama Pevita Pearce.

Sebelum memerankan Angel di film tersebut, ia pernah bermain di sinetron “Mutiara Hati” yang berperan sebagai Tara.

Lawan mainnya dalam film “Denias, Senandung di Atas Awan” banyak dari artis senior seperti Nia Zulkarnaen, Ari Sihasale, Albert Thom Joshua, Fakdawer, Marcella Zalianty, Michael Jakarimilena, Mathias Muchus, dan Audrey Papilaya.

Film tersebut mendapatkan sukses besar. Sinema garapan Alenia Production ini berhasil masuk usulan panitia seleksi di Piala Oscar tahun 2008 sebagai kategori Film Berbahasa Asing Terbaik mewakili Indonesia.

Walaupun hanya sebentar, peran Pevita sebagai Angel di film “Denias, Senandung di Atas Awan” menyiratkan makna yang mendalam. Angel mengajarkan kepada penonton makna persahabatan yang seharusnya tidak perlu memandang agama, suku, ras, atau apapun.

Peran sebagai Angel mengantarkan Pevita kepada kesempatan-kesempatan lain untuk bermain di banyak film lain. Berbagai tawaran datang setelah dia juga ikut andil dalam suksesnya film “Denias, Senandung di Atas Awan”.

Banyak yang memperebutkan tanda tangan kontrak aktris blasteran ini untuk berperan di sinetron maupun film layar lebar. Dirinya pernah tampil menjadi model video klip di beberapa band yang sudah terkenal di tanah air. Salah satunya ia pernah tampil dalam video klip lagu “Kesempatan Kedua” milik band Tangga pada tahun 2007.

Menginjak usia 16 tahun, yaitu pada tahun 2008 Pevita berhasil memperoleh debut bermain sebagai pemeran utama dalam film layar lebar “Lost in Love” dan berperan sebagai Tita.

Di dalam film ini ia harus beradu akting dengan artis Richard Kevin yang berperan sebagai Adit. Berkat pengalamannya bermain di film ini Pevita dinominasikan menjadi Pemain Utama Terbaik di Festival Film Indonesia pada tahun 2008.

Tak puas dengan capaiannya membintangi film bertajuk percintaan remaja yang ringan Pevita Pearce lantas mengambil tawaran film yang bertema lumayan berat yaitu “Rasa” pada tahun 2009.

Aktris cantik adik dari Keenan Pearce ini tidak hanya mengandalkan wajahnya yang cantik saja dalam mengambil sebuah peran di film ia selalu mempertimbangkan dan menimbang karakter yang akan dibawakannya.

Ia menyukai karakter peran yang menantang dan sulit untuk diperankan. Semakin sulit dan menantang Pevita akan semakin suka mendalami peran tersebut. Di dalam film “Rasa” (2009) ini peran yang dibawakan Pevita termasuk sulit. Ia mencoba lepas dari film yang bertema percintaan romantis.

Di film ini dia memerankan Rianti yang merupakan gadis anti sosial. Film ini mempunyai tema psikologis yang juga merupakan hal baru bagi Pevita untuk bermain film pada genre ini. Lawan mainnya dalam film ini di antaranya Joe Taslim, Christian Sugiono, Wulan Guritno, Alex Komang, Steve Benitez, Ray Sehetapy, dan Sarah Benitez.

Pevita Pearce sempat vakum dari dunia perfilman setelah menyelesaikan film “Rasa” (2009). Ia vakum dari dunia layar lebar untuk kembali melanjutkan studinya dan memperdalam pengetahuannya tentang seni peran.

Pevita vakum selama kurang lebih 2 tahun dan juga melanjutkan studi short course pada tahun 2012 di New York Film Academy. Saat kursus pendeknya selesai, dia bahkan diberikan beasiswa oleh New York Film Academy untuk melanjutkan studi aktingnya, tetapi beasiswa tersebut tidak diambil oleh Pevita karena ia merasa ingin tetap di Jakarta dan dekat dengan keluarganya.

Setelah vakumnya dari layar lebar, Pevita kembali bermain peran di film 5 cm pada tahun 2012 dan film Dilema pada tahun 2012. Film 5 cm merupakan film yang paling populer yang pernah dia perankan.

Film ini membuat Pevita dikenal dan banyak dipuja oleh banyak penggemar film petualangan. Pevita berperan sebagai Dinda yang merupakan adik dari Arial. Di dalam film ini Pevita sebagai artis dan peran pendukung tetapi pesonanya banyak memikat penonton. Ia beradu akting dengan Fedi Nuril, Saykoji, Herjunot Ali, Deny Sumargo, dan Raline Shah.

Film yang diperankannya yang juga rilis pada tahun 2012 yaitu Dilema. Ia berperan sebagai Dian dan beradu akting dengan Reza Rahardian, Wulan Guritno, Roy Marten, Jajang C. Noer, Winky Wiryawan, Slamet Rahardjo, dan Baim Wong.

“Dilema” juga ditayangkan di Australia, namun di Indonesia film ini justru kurang laku di pasaran dan hanya ditonton sebanyak 30.000 penonton. Walaupun film ini mengalami kegagalan dan kurang laku di pasar, tetapi justru masuk dalam nominasi film favorit di Indonesia Movie Award tahun 2012.

Bahkan film ini memenangkan kategori Best Feature Film pada Detective FEST Moscow, Rusia tahun 2012. Pevita Pearce sendiri dinominasikan sebagai Best Chemistry bersama dengan Wulan Guritno dalam Indonesia Movie Award tahun 2012.

Setelah melanjutkan studinya pada tahun 2012 di New York Film Academy, Pevita Pearce langsung terjun kembali ke dunia perfilman dan membintangi film “Tenggelamnya Kapal Van der Wijck”. Film ini dirilis pada tanggal 19 Desember 2013. Selain Pevita Pearce, film ini juga dibintangi oleh Reza Rahadian, Herjunot Ali, Gesya Shandy, Kevin Andrean, Jajang C. Noer, Arzettu Bilbina, dan Randy Nidji.

Di dalam film yang diangkat dari novel karya H. Abdul Malik Amrullah ini Pevita Pearce berperan sebagai Hayati. Film ini masuk ke ajang Festival Film Bandung 2014. Di dalam ajang Festival Film Bandung 2014 artis cantik ini mendapatkan penghargaan “Pameran Utama Wanita Terpuji”. Penghargaan tersebut diterima pada saat Pevita Pearce berusia 22 tahun.

Setahun setelah Pevita sembuh dari sakit tumor payudara yang dideritanya, ia kembali mengambil peran dalam sebuah film yang berjudul “The Guys”.

Film ini diproduksi oleh Soraya Intercine pada tahun 2017. Di film ini ia berperan sebagai Amira yang merupakan gadis cantik dambaan pria di kantornya.

Pevita beradu akting dengan artis terkenal lainnya seperti Raditya Dika, Indra Jegel, Marthino Lio, Tarzan, Pongsiri Bunluewong, Pimchanok Leuvisadpaibul, Widyawati, dan Caitlin Halderman.

Karir Pevita Pearce tidak hanya berhenti pada dunia perfilman sebagai aktris saja, tetapi ia juga mempunyai bakat dan skill bisnis yang mumpuni. Hal tersebut dibuktikan olehnya dengan mendirikan berbagai perusahaan dan usaha.

Usaha yang didirikannya yaitu Hippearce yang merupakan merek dagang bisnis aksesorisnya yang telah dijalankan sejak ia duduk di bangku SMA. Selain bisnis aksesoris, ia juga mempunyai bisnis di bidang fashion. Ia mempunyai brand fashion TRE yang didirikan pada tahun 2010.

Naluri bisnisnya juga merambah ke dunia digital dengan menciptakan Qeepo. Kemajuan teknologi dan perangkat digital mengisnpirasinya untuk membuat konten eksklusif di YouTube tentang kehidupan para selebritis.

Selain bisnis digital dan fashion, Pevita juga menulis buku berjudul Our Notebook: Peace in Mind, War at Heart yang dipublikasikan pada tahun 2015. Buku tersebut terinspirasi dengan kisah hidup dirinya dari sejak ia kecil.

4. Filmografi Pevita Pearce

Berikut ini filmografi Pevita Pearce:

  • Pada tahun 2006 berperan sebagai Angel dalam film Denias, Senandung di Atas Awan
  • Pada tahun 2008 berperan sebagai Tita dalam film Lost in Love dan masuk nominasi Aktris Terbaik FFI 2008
  • Pada tahun 2009 berperan sebagai Rianti dalam film Rasa
  • Pada tahun 2012 berperan sebagai Dian pada segmen rendezvous dalam film Dilema
  • Pada tahun 2012 berperan sebagai Dinda dalam film 5 cm
  • Pada tahun 2012 berperan sebagai Anna pada segmen ½ dalam film Sanubari Jakarta
  • Pada tahun 2013 berperan sebagai Hayati dalam film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck
  • Pada tahun 2014 berperan sebagai Lisa pada segmen sakit hati dalam film Aku Cinta Kamu
  • Pada tahun 2015 berperan sebagai Laras pada segmen penampilan khusus dalam film Single
  • Pada tahun 2016 berperan sebagai Yulia dalam film Aach… Aku Jatuh Cinta
  • Pada tahun 2017 berperan sebagai Amira dalam film The Guys
  • Pada tahun 2018 berperan sebagai Kiona dalam film Buffalo Boys
  • Pada tahun 2018 berperan sebagai Maya dalam film Sebelum Iblis Menjemput
  • Pada tahun 2019 berperan sebagai Sri Asih dalam film Gundala

5. Iklan, Serial Televisi, dan Presenter

Pevita Pearce membintangi berbagai macam iklan di antaranya:

  • Pada tahun 2005 menjadi bintang iklan Biore
  • Pada tahun 2006 menjadi bintang iklan Attack
  • Pada tahun 2008 menjadi bintang iklan IM3 Ce-eSan
  • Pada tahun 2009 menjadi bintang iklan IM3 GROOV3
  • Pada tahun 2009 menjadi bintang iklan Laurier Active Day
  • Pada tahun 2010 hingga tahun 2011 menjadi bintang iklan Ponds
  • Pada tahun 2013 menjadi bintang iklan Luwak White Coffie
  • Pada tahun 2013 menjadi bintang iklan Garnier BB Cream
  • Pada tahun 2014 menjadi bintang iklan Lux
  • Pada tahun 2014 menjadi bintang iklan Bee Talk
  • Pada tahun 2015 bintang iklan Tim Tam
  • Pada tahun 2015 menjadi bintang iklan Ichitan
  • Pada tahun 2016 menjadi bintang iklan Garnier Sakura White
  • Pada tahun 2017 menjadi bintang iklan Vivo V5 Plus
  • Pada tahun 2017 menjadi bintang iklan Laurier Relax Night
  • Pada tahun 2017 menjadi bintang iklan Pegipegi
  • Pada tahun 2018 menjadi bintang iklan Zilingo
  • Pada tahun 2019 menjadi bintang iklan Counterpain
  • Pada tahun 2019 menjadi bintang iklan TRESemme
  • Pada tahun 2019 menjadi bintang iklan Maybelline New York

Serial televisi yang juga dibintangi oleh Pevita Pearce yaitu:

  • Pada tahun 2015 dalam acara TV “Stereo”

Pevita Pearce pernah menjadi presenter dalam acara :

  • MTV Indonesian Music Awards pada tahun 2010
  • Music Box Trans 7 pada tahun 2010.

6. Video Clip

Pevita Pearce memerankan berbagai video klip band nasional di antaranya:

  • Pada tahun 2007 dalam lagu Kesempatan Kedua milik Band Tangga
  • Pada tahun 2009 dalam lagu Cinta Sampai di sini milik band D’Masiv
  • Pada tahun 2010 dalam lagu Letoy band Blackout, lagu Cemburu Menguras Hati milik Vidi Aldiano, dan lagu Terbebas Darimu milik band Domino
  • Pada tahun 2011 dalam lagu Sakit Hati milik Piyu
  • Pada tahun 2012 dalam lagu Bunga Terakhir milik Afgan dan lagu Hidup Untukmu Mati Tanpamu milik band Noah
  • Pada tahun 2014 dalam lagu Trilogy milik Vidi Aldiano, Tatjana Saphira, dan JFlow, lagu Karena Dia Cintaku single milik Pevita Pearce, lagu Bersaksi milik Anes Bali, lagu Get U Back milik Firly S4, lagu Takbir Haji milik Ray Nineball dan Anisa Fitri, lagu Cepotune Wawancara Pevita milik Cepot (bukan sekedar wayang)
  • Pada tahun 2017 dalam lagu Bila Bersamamu milik Nidji

7. Nominasi dan Penghargaan

Pevita merupakan aktris yang tidak hanya cantik dan penuh talenta, dirinya juga merupakan artis yang berprestasi di kancah nasional. Berbagai penghargaan dan nominasi pernah ia dapatkan di antaranya:

  • Pada tahun 2008 film Lost in Love masuk penghargaan Festival Film Indonesia 2008 dan ia masuk nominasi kategori Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik
  • Pada tahun 2012 film Dilema masuk penghargaan Indonesian Movie Awards 2012 dan ia masuk nominasi kategori Pasangan Terbaik
  • Pada tahun 2013 menang dalam kategori Most Stylish Female pada Yahoo OMG! Awards 2013
  • Pada tahun 2014 film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck masuk penghargaan Festival Film Bandung 2014 dan ia menang dalam kategori Pemeran Utama Wanita Terpuji.
  • Pada tahun 2014 menang dalam kategori Actress of The Year pada Indonesian Choice Awards 2014
  • Pada tahun 2014 masuk dalam nominasi Most Wanted Female pada Yahoo! Celebrity Awards 2014
  • Pada tahun 2014 menang dalam kategori Aktris Terfavorit pada Nicklodeon Indonesia Kids’ Choice Awards 2014
  • Pada tahun 2015 masuk dalam nominasi Actress of The Year pada Indonesian Choice Awards 2015
  • Pada tahun 2016 film Aach… Aku Jatuh Cinta masuk penghargaan Festival Film Bandung 2016 dan ia masuk nominasi kategori Pemeran Utama Wanita Terpuji
  • Pada tahun 2016 masuk nominasi Selebriti Wanita Paling Fashionable pada Infotainment 2016
  • Pada tahun 2016 menang dalam kategori Selebriti Wanita Paling Memikat pada Awards 2016
  • Pada tahun 2016 masuk nominasi Female Celeb Snapchat 2K16 pada Indonesian Social Media Awards

Nah, itulah biografi dari Pevita Pearce yang merupakan artis multitalenta berkewarganegaraan Indonesia. Banyaknya penghargaan yang didapatkan menunjukkan bahwa ia sangat profesional di bidangnya. Karakternya yang gigih dan pekerja keras dapat kita jadikan teladan dan motivasi bagi kita. Segala sifat yang baik dari Pevita Pearce dapat kita tiru, sedangkan yang jelek dapat kita jadikan pelajaran hidup.

 

Editor:

Mega Dinda Larasati