Biografi Elon Musk, The Real Life Iron Man

Elon Musk adalah seorang pebisnis, industrialis, dan penemu dari Amerika Serikat.

Pria yang lahir di Afrika Selatan pada tanggal 28 Juni 1971 ini merupakan CEO dan pendiri SpaceX, Tesla Motors, serta ikut mendirikan Paypal yang merupakan salah satu sistem pembayaran internasional.

Elon Musk terdaftar dalam orang paling kaya di dunia urutan ke-80 pada bulan Maret 2017 dan juga menjadi orang paling berkuasa di dunia urutan ke-21 versi majalah Forbes pada Desember 2016.

Masih banyak sekali pencapaian yang diperoleh Elon Musk, jika ingin tahu langsung baca ulasan ini sampai habis ya!

Biografi Elon Musk
Biografi Elon Musk
Nama LengkapElon Reeve Musk atau Elon Musk
KebangsaanAfrika Selatan (1971), Kanada (1989), Amerika Serikat (2002)
Tempat LahirAfrika Selatan
Tanggal Lahir28 Juni 1971
Profesi UtamaPengusaha, Investor, Teknisi, dan Pencipta
Prestasi
  • Terdaftar dalam 100 tokoh paling berpengaruh versi Time Magazine pada tahun 2010
  • Penghargaan tertinggi di bidang angkasa dan luar angkasa oleh Federation Aeronautique Internationale pada tahun 2010
  • Masuk dalam 75 tokoh paling berpengaruh abad ke-21 versi majalah Esquire
  • Masuk dalam daftar America’s 20 Most Powerful CEO’s 40 and Under majalah Forbes pada tahun 2011
  • Dianugerahi Heinlein Prize for Advances in Space Commercialization sebesar $500.000 pada tahun 2011
  • Dan masih banyak lagi

Biografi Elon Musk

Elon Musk lahir pada tanggal 28 Juni 1971 dari seorang ibu yang berdarah Kanada dan ayah berdarah Afrika Selatan.

Elon Musk mempunyai dua adik, yang bernama Kimbal lahir pada tahun 1972 dan Tosca lahir pada tahun 1974.

Elon Musk memilih tinggal di Pretoria sampai lulus dari Pretoria High School bersama sang ayah setelah orang tuanya bercerai.

Setelah itu Elon pindah ke Kanada dengan alasan untuk menghindari wajib militer yang mana berlaku di Afrika Selatan.

Elon menamatkan pendidikannya di Queen’s School of Business selama dua tahun dan mendapatkan gelar sarjana ekonomi kemudian di Wharton School, University of Pennsylvania ia mendapatkan gelar sarjana fisika.

Elon juga pernah menjadi seorang mahasiswa pasca sarjana jurusan Fisika Terapan di Stanford University, tetapi keluar setelah dua hari masuk, tujuannya adalah untuk mengejar cita-citanya yang ingin menjadi seorang wirausahawan.

Elon Musk mempunyai ketertarikkan di tiga bidang yang mana menurutnya hal itu mempunyai masalah penting bagi dunia yaitu energi bersih, internet, dan ruang angkasa.

Karier Elon Musk

Berdasarkan ketertarikannya, Elon Musk menjalankan bisnisnya secara perlahan tapi pasti dan berfokus pada bidang yang memang ia kuasai seperti fisika, teknologi, dan ekonomi masih dengan tujuan pada ketertarikan yang dimiliki.

Sejak kecil bakat wirausaha Elon memang sudah terlihat, hal itu dibuktikan dengan berhasilnya ia membuat sebuah penemuan yang memiliki nilai komersil diumur yang masih belia yaitu 12 tahun.

Saat berusia 10 tahun Elon memang sudah mulai tertarik dengan teknik komputer dan ia mempelajarinya secara otodidak.

Kemudian ia mempelajari tentang teknologi pemrograman dan pada akhirnya ia berhasil membuat kode komputer untuk game yang dinamai Blastar.

Penemuannya ini dijual ke majalah komputer dan Elon berhasil memperoleh $500 dari penjualannya itu.

Zip2 adalah perusahaan pertama yang didirikan Elon Musk bersama sang adik Kimbal.

Perusahaan ini bergerak di bidang perangkat lunak web yang membidik industry penerbitan surat kabar.

Setelah Zip2 diakuisisi oleh Compaq, Elon kemudian mendirikan perusahaan lagi tapi di bidang yang berbeda yaitu X.com yang merupakan layanan keuangan berbasis internet.