Resensi: Pengertian, Contoh, Struktur, Tujuan, dan Unsur-Unsur

2. Syarat Resensi yang Baik

Kualitas resensi yang ditulis akan sangat mempengaruhi ketertarikan pembaca untuk membaca dan menggali informasi isi resensi tersebut.

Oleh karena itu, untuk menghasilkan resensi yang menarik dan berkualitas, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan.

Syarat-syarat tersebut diantaranya adalah tersedianya data buku yang lengkap.

Data buku terdiri dari nama pengarang, tahun terbit, nama penerbit, dan tebal buku.

Pendahuluan harus memuat biografi pengarang, perbandingan antara karya yang akan diulas dengan karya serupa lainnya, tema dan isi karya.

Selain itu, dalam suatu resensi haruslah ada ulasan singkat terkait buku atau karya tersebut.

Ulasan yang ditulis haruslah bermanfaat dan dipaparkan secara jelas serta tepat sasaran.

3. Fungsi

Resensi memiliki beberapa fungsi antara lain fungsi informatif, fungsi komersial, dan fungsi akademik.

3.1 Fungsi Informatif

Fungsi informatif maksudnya adalah untuk menginformasikan adanya suatu karya, baik berupa buku atau film, sehingga pembaca tertarik untuk menikmati karya tersebut.

3.2 Fungsi Komersial

Sedangkan, fungsi komersial maksudnya adalah resensi dapat dijadikan ajang mempromosikan suatu karya, sehingga memberikan keuntungan bagi penulis atau pembuat karya.

Resensi yang baik akan menarik pembaca untuk membeli atau menikmati karya yang diulas, sehingga omset penjualan sebuah karya akan meningkat.

Hal ini tentu saja dapat memberikan dampak positif bagi pembuat karya, pengarang atau penulis buku maupun penerbit.

Berawal dari resensi, pasar buku akan semakin berkembang pesat.

3.3 Fungsi Akademik

Selanjutnya fungsi ketiga dari ulasan ini adalah fungsi akademik.

Ulasan dapat membentuk wacana keilmuan mengenai topik tertentu melalui interaksi antara penulis buku, editor, dan pembuat ulasan.

Dari menulis resensi, penulis resensi akan mendapat pengetahuan dan wawasan lebih mengenai suatu topik yang diulas.

Kemampuan penulis dalam mengulas sebuah karya juga akan bertambah.

Selain itu, kemampuan analisis dan kreativitas penulis juga dapat berkembang.

4. Tujuan dan Manfaat

Sebuah resensi ditulis bukan tanpa tujuan dan manfaat.

Adapun tujuan dan manfaatnya adalah sebagai berikut.

  1. Tujuan yang pertama adalah mengajak atau mempengaruhi khalayak untuk mendiskusikan lebih lanjut terkait karya atau buku yang diulas.
  2. Tujuan yang kedua adalah memberikan informasi (tujuan informatif) maupun pemahaman kepada khalayak mengenai isi karya atau buku.
  3. Tujuan yang ketiga adalah agar pembaca mengetahui kelayakan sebuah karya atau buku untuk dibaca atau dibeli.
  4. Tujuan yang keempat adalah menjawab pertanyaan terkait penerbitan buku atau karya, seperti latar belakang buku atau karya tersebut dibuat atau diterbitkan.
  5. Tujuan yang kelima adalah memberikan kritik dan saran kepada penulis buku atau pembuat karya. Resensi juga bertujuan untuk menguji kualitas suatu buku atau karya dengan membandingkannya dengan karya sejenisnya sehingga dapat ditemukan keterkaitan antara satu karya dengan karya lainnya.
  6. Tujuan yang keenam adalah sebagai media untuk menyampaikan pendapat melalui sebuah penilaian yang diwujudkan dalam bentuk tulisan.

Selain memiliki tujuan, dibuatnya resensi juga memiliki beberapa manfaat baik bagi penulis maupun pembaca.

Manfaat resensi bagi pembaca yaitu dapat memberikan gambaran tentang isi sebuah karya atau buku.

Sedangkan, manfaatnya bagi penulis ulasan antara lain sebagai sarana promosi dan sarana pengembangan kreativitas yang memberikan nilai ekonomis.

Jika resensi dimuat di majalah atau surat kabar, penulis resensi akan memperoleh imbalan berupa uang bahkan buku gratis dari penerbit buku bersangkutan.