Judul Puisi Paling Populer di Indonesia

Puisi adalah karya sastra yang menunjukkan atau menyampaikan pesan dengan melalui diksi serta pola tertulis.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, puisi sendiri merupakan salah satu ragam sastra yang bahasanya terikat dengan rima, matra, irama, dan penyusunan larik serta bait.

Puisi identik dengan kata-katanya yang indah dan penuh makna.

Di bawah ini adalah daftar judul puisi paling populer karya sastrawan terkenal Indonesia, antara lain:

Judul Puisi Terpopuler di Indonesia

1. Aku Karya Chairil Anwar

Aku adalah puisi karya Chairil Anwar yang dirilis pada tahun 1943 di Pusat Kebudayaan Jakarta dan merupakan karya paling terkenal dari Angkatan ’45 hingga saat ini.

Puisi ini bercerita tentang gambaran alam vitalis dan individualistis dari seorang penyair.

Penggalan puisi Aku:

Aku ini binatang jalang

Dari kumpulannya terbuang

2. Derai-Derai Cemara Karya Chairil Anwar

Derai-Derai Cemara adalah puisi karya Chairil Anwar yang rilis pada tahun 1949.

Puisi ini menggambarkan ungkapan mengenai perjalanan seorang tokoh yang penuh dengan penderitaan.

Saat kecil, ia mempunyai cita-cita yang cukup cemerlang tetapi kenyataan berkata lain.

Hal tersebut membawanya kepada suatu keterasingan dan kemudian menyadarkan bahwa segala sesuatu di dunia ini pasti akan berakhir.

Penggalan puisi Derai-Derai Cemara:

Cemara menderai sampai jauh

Terasa hari akan jadi malam

3. Aku Ingin Karya Sapardi Djoko Damono

Aku Ingin adalah puisi romantis karya Sapardi Djoko Damono yang ditulis pada tahun 1989.

Puisi ini bercerita tentang keinginan si aku untuk bisa mencintai seseorang secara diam-diam, sederhana, tetapi sangat mendalam.

Penggalan puisi Aku Ingin:

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan kata yang tak sempat diucapkan

4. Yang Fana Adalah Waktu Karya Sapardi Djoko Damono

Yang Fana Adalah Waktu adalah puisi karya Sapardi Djoko Damono yang ada di dalam buku kumpulan sajak berjudul Perahu Kertas pada tahun 1983.

Puisi ini menyatakan bahwa waktu itu fana sedangkan yang abadi adalah manusia.

Pernyataan tersebut pastinya tidaklah sama dengan kenyataan yang terjadi.

Penggalan puisi Yang Fana Adalah Waktu:

Yang fana adalah waktu

Kita abadi

5. Kangen Karya WS Rendra

Kangen adalah puisi karya sastrawan dengan julukan Si Burung Merak yaitu WS Rendra.

Puisi ini bercerita mengenai dalamnya rasa kesepian, kesedihan, dan rasa sakit akibat kecintaan terhadap seseorang.

Penggalan puisi Kangen:

Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku

Menghadapi kemerdekaan tanpa cinta

6. Kepada Pejuang-Pejuang Lama Karya Soe Hok Gie

Kepada Pejuang-Pejuang Lama adalah puisi karya Soe Hok Gie pada tahun 1965.

Puisi ini menceritakan atau menyampaikan protes sosial kepada para pejuang lama yaitu teman-temannya mantan KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa) yang telah tergabung dalam parlemen DPR-GR.