Biografi Joko Widodo, Presiden Pembangun Indonesia

6. Keluarga

Seperti dijelaskan pada bagian sebelumnya, Jokowi menikah dengan seorang perempuan yang berasal dari daerah yang sama dengan Jokowi yaitu Surakarta. Iriana lahir di Surakarta, 1 Oktober 1963. Ia kerap dikenal sebagai Iriana Joko Widodo. Ia merupakan anak pertama dari lima bersaudara. Pemberian nama Iriana ini oleh kakeknya yang berprofesi sebagai seorang guru di Irian Jaya sekitar tahun 1960-an.

Iriana dan Jokowi tidak bersekolah pada tempat yang sama. Namun Iriana sering mengunjungi temannya bernama Iit Sriyanti. Dia adalah adik kandung dari Jokowi. Dari sana, Iriana sering bertemu dengan Jokowi. Saat itu Jokowi masih duduk pada bangku kuliah semester tiga. Tidak mudah memenangkan hati Iriana. Jokowi melakukan pendekatan selama 6 bulan, kemudian mereka berpacaran selama 4 tahun.

Mereka memutuskan untuk ke tahap yang lebih serius pada saat Jokowi telah menyelesaikan studinya di Kehutanan UGM dan Iriana di umur 23 tahun. Pernikahan mereka diselenggarakan di Solo, 24 Desember 1986. Mas kawin yang diberikan ialah berupa cincin dengan harga Rp 24.000. Walaupun harganya terbilang murah pada masa sekarang, namun cincin tersebut masih melingkar di jari manis Iriana.

Iriana dikenal mampu menyesuaikan dengan lingkungan yang baru. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surakarta pada tahun 2005 sampai 2012 ketika Jokowi menjabat sebagai Walikota Surakarta.

Selanjutnya ketika Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta, Iriana kembali menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta 2012 hingga 2014. Jokowi dan Iriana dikarunia tiga orang anak yaitu Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep.

Gibran Rakabuming Raka merupakan anak pertama Jokowi. Ia lahir di Solo, 1 Oktober 1987. Ia sempat menjadi nama dari perusahaan ayahnya dengan nama CV Rakabu. Ia menghabiskan masa kecilnya di Solo. Saat SMP ia melanjutkan sekolah di Singapura, Orchid Park Secondary School. Kemudian melanjutkan studi ke Management Development Institute of Singapore (MDIS). Belajar lebih jauh, ia memilih University of Technology Insearch, Sydney, Australia. Ia menyelesaikan studinya pada tahun 2010.

Sejak kecil Ia tinggal jauh dari bumi pertiwi, kurang lebih 8 tahun. Ketika ia sedang menempuh pendidikan, sang ayah menjadi orang nomor satu di negerinya. Ia tidak ingin memanfaatkan kekuasaan sang ayah untuk membuatnya menjadi orang sukses. Ia adalah sosok yang mandiri yang tidak takut merintis usahanya dari nol.

Gibran membuka usaha catering dengan nama Chilli Pari. Karena usahanya, ia pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJBI) Kota Solo. Ia mendirikan House of Knowledge sebagai wadah melatih karyawan–karyawan lepas catering Chilli Pari dalam berbahasa Inggris.

Gibran kembali membuka bisnis kafe Markobar di Solo. Kafe ini hanya menjual aneka martabak. Usaha ini sempat viral di media sosial seperti Instagram dan twitter. Belum puas terhadap usahanya, ia menjelajahi bidang reparasi produk Apple dengan nama Icolor. Hal yang ditawarkan cukup menarik. Konsumen hanya menunggu di rumah dan tukang respirasi akan datang ke lokasi.

Ia kembali meramaikan bisnis e-commerce dengan menjual jas hujan bertuliskan “Tugas Negara Bos!”. Jas hujan ini dijual sebesar Rp 150.000. Setelah lima tahun menjajaki dunia bisnis, Gibran menikah dengan Putri Solo.

Putri Solo tersebut adalah Selvi Ananda Putri. Mereka menikah pada 11 Juni 2015 dan dikarunia seorang anak laki–laki yang lucu dan pintar bernama Jan Ethes Srinarendra. Jan Ethes lahir pada 10 Maret 2016. Tiga tahun dari pernikahannya, Gibran membuat sebuah aplikasi pencari kerja seperti jobseeker dengan nama Kerjaholic.

Anak kedua dari pasangan Jokowi dan Iriana adalah Kahiyang Ayu yang merupakan putri satu–satunya di keluarga ini. Ia lahir di Solo, 20 April 1991. Kahiyang merupakan alumni dari Universitas Sebelas Maret di Fakultas Ilmu dan Teknologi Pangan dengan IPK 3,12. Ia menyelesaikan studinya pada tanggal 17 Desember 2013.

Kehidupan asmaranya berlabuh pada seorang pengusaha bernama Bobby Nasution. Mereka mengikat janji suci pada 25 September 2017. Pernikahan mereka dikarunia seorang anak perempuan yang cantik bernama Sedah Mirah Nasution. Ia lahir pada 1 Agustus 2019. Walaupun sudah berumah tangga, Kahiyang tetap melanjutkan pendidikannya dengan mengambil Magister program Manajemen dan Bisnis di Institut Pertanian Bogor.

Ia menyelesaikan program S2 selama 23 bulan. Hal ini yang membuatnya menjadi lulusan terbaik (cumlaude) dengan IPK 3,90. Judul tesis yang ia sosong adalah “Analisis Strategi dan Daya Saing Perkebunan Tebu (Studi Kasus PTPN X Surabaya).

Tidak asing lagi mendengar nama Kaesang Pangarep. Pengusaha yang lahir di Surakarta, 25 Desember 1994. Ia merupakan putra bungsu dari pasangan Jokowi – Iriana. Tidak hanya sebagai pengusaha, Kaesang juga seorang aktor, penyanyi, youtuber, dan selebtwit karena sering berkicau di akun Twitter.

Ia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 16 Mangkubumen Kidul, Solo seperti kakaknya. Ia melanjutkan pendidikan SMA di Anglo–Chinese School International Singapore dengan program studi International Baccalaureat. Kemudian melanjutkan ke perguruan tinggi yang ada di Singapore yaitu University of Social Sciences.

Kesibukannya selain kuliah adalah menggeluti bisnis pisang nugget pada tahun 2017 dengan nama Sang Pisang.

Ia juga memulai usaha kaos kecebong. Kata kecebong digunakan pada usahanya ini karena pada vlog Kaesang ada yang menertawakan Jokowi memelihara kodok. Panggilan kecebong kemudian digunakan untuk simpatisan Jokowi.

Ia juga bergelut di dunia hiburan salah satunya pada film “Cek Toko Sebelah” yang disutradarai oleh Ernest Perkasa pada tahun 2016.