Biografi Erick Thohir, Pengusaha Sukses yang Menjadi Menteri BUMN

Jika berbicara mengenai orang sukses di Indonesia satu orang ini jangan sampai terlewat ya!

Siapa?

Erick Thohir namanya.

Mungkin beberapa dari Anda familiar dengan nama tersebut, tetapi ada juga beberapa orang yang masih belum mengenalnya sama sekali.

Artikel ini akan membahas tentang biografi Erick Thohir yang mungkin akan membantu Anda untuk mengenal lebih dalam salah satu orang tersukses di Indonesia ini.

Simak sampai selesai yuk!

Siapa tahu Anda akan terinspirasi.

Biografi Erick Thohir

Nama Lengkap Erick Thohir
Kebangsaan Indonesia
Tempat Lahir Jakarta
Tanggal Lahir 30 Mei 1970
Profesi Utama Filantropis, Pengusaha, dan Politikus
Prestasi
  • Mendapatkan Penghargaan dari Forbes Indonesia kategori Business¬† Man of The Year pada tahun 2018
  • Mendapatan Penghargaan Special International Recognition on Marketing pada tahun 2019
  • Anugerah Inspirator Go International di ajang Golden Award SIWO PWI Pusat pada tahun 2019
  • Dan masih banyak lagi

Erick Thohir merupakan seorang pria yang lahir di Jakarta pada tanggal 30 Mei 1970, anak ke 3 dari 3 bersaudara buah hasil pasangan Teddy Thohir dan Edna Thohir.

Sang ayah yaitu Teddy Thohir adalah seorang pengusaha ternama dan menjadi salah satu pemilik grup Astra International.

Erick Thohir mempunyai kakak perempuan bernama Hireka Vitaya atau Rika Thohir dan kakak laki-laki bernama Gibaraldi Thohir atau Boy Thohir.

Boy Thohir sendiri merupakan seorang pengusaha tambang batu bara dan pernah tercatat di majalah Forbes pada tahun 2014 sebagai orang terkaya di Indonesia urutan ke 37.

Pendidikan Erick Thohir

Erick Thohir menempuh pendidikan sarjana di Glendale University, Amerika Serikat dan program master jurusan Business Administration di University Nasional California, Amerika Serikat.

Karier dan Bisnis Erick Thohir

Setelah menyelesaikan studinya, Erick Thohir pulang ke Indonesia untuk memulai kariernya dengan mendirikan sebuah perusahaan yang bernama Mahaka Grup bersama beberapa rekannya yaitu Wisnu Wardhana, Muhammad Lutfi, dan Harry Zulnardy.

Pada tahun 2001, Mahaka Grup mengambil alih harian Republika yang sedang menghadapi krisis keuangan.

Erick Thohir menjabat sebagai Presiden Direktur sampai tahun 2008 dan pada tahun 2010 ia menjabat sebagai komisioner.

Kemudian perusahaan ini juga berhasil memiliki majalah Golf Digest, Parents Indonesia, dan a+.

Untuk media surat kabar mereka mempunyai surat kabar Sin Chew Indonesia dan Republika.

Saat itu pula Mahaka Grup juga mempunyai beberapa stasiun TV dan radio yaitu JakTV, FeMale Radio, Prambors FM, dan GEN 98.7 FM.

Selain itu, karena kegemarannya di bidang olahraga menjadikan Erick Thohir pernah menjadi Ketua Umum Bola Basket Seluruh Indonesia atau PERBASI pada tahun 2006-2010, dan Presiden Southeast Asia Basketball atau SEABA pada tahun 2006-2010 dan 2010-2014.

Erick Thohir juga merupakan orang Asia pertama yang mempunyai klub National Basketball Association atau NBA.

Dengan melalui negoisasi yang cukup rumit akhirnya Erick Thohir berhasil membeli saham salah satu tim bola basket Amerika Serikat yaitu Philadelphia 76ers.

Tidak hanya NBA, Erick Thohir juga mempunyai klub bola basket dari Indonesia yaitu Indonesia Warriors dan Satria Muda Britama.

Pada tahun 2012, Erick Thohir membeli salah satu klub sepak bola Amerika Serikat yaitu D.C.United.

Dalam klub professional yang berpusat di Washington D.C. ini, Erick Thohir menjadi pemegang saham mayoritas.

Pada tahun 2013, Erick bersama 2 pengusaha Indonesia lainnya yaitu Handy Soetedjo dan Rosan Roeslani berhasil mengakuisisi saham klub sepak bola Inter Milan sebesar 70%.

Pada tahun 2018, Erick Thohir melepaskan sekitar 31% saham di Inter Milan dan dana hasil penjualan saham akan dipakai untuk membeli saham Oxford United.

Pada tahun 2019, Erick Thohir menjual 30% saham di Inter Milan kepada salah satu perusahaan asal Hong Kong.

Di Indonesia sendiri Erick Thohir menjabat sebagai komisaris klub sepak bola Persib Bandung.

Tidak hanya menjadi pengusaha sukses Erick Thohir juga dinilai sukses menjadi ketua panitia Asian Games.

Pada tahun 2019, Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games dan Presiden Joko Widodo menunjuk Erick Thohir sebagai ketua panitianya.

Suksesnya acara bisa dilihat dari pesta pembukaan dan penutupan yang dinilai sangat megah dan keren.

Pada acara pembukaan disuguhkan penampilan yang menunjukkan identitas Indonesia, sedangkan saat penutupan digunakan untuk acara selebrasi seluruh kawasan Asia.

Acara yang dibintangi oleh sejumlah artis Indonesia maupun internasional ini bahkan menjadi perbincangan hangat di internet dan mendapatkan banyak pujian dari berbagai media internasional.

Kesuksesan acara Asian Games menjadi salah satu alasan mengapa Presiden Joko Widodo memilih Erick Thohir sebagai menterinya.

Pada tanggal 23 Oktober 2019, Presiden Joko Widodo resmi memperkenalkan dan melantik menteri yang akan melengkapi Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Erick Thohir dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Menteri BUMN menggantikan Rini Soemarno.

 

Sekian artikel mengenai biografi Erick Thohir.

Selain Erick Thohir adapun banyak biografi dari tokoh inspiratif lainnya yang bisa Anda baca di situs ini.

Selamat membaca!